Malang, blok-a.com – Kawasan wisata Gunung Bromo kembali dibuka untuk wisatawan mulai Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 00.01 WIB. Pembukaan ini diputuskan setelah kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) berhasil dipadamkan.
Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, pembukaan kembali dilakukan setelah seluruh titik api dinyatakan padam dan kondisi kawasan dipastikan aman.
“Kawasan wisata Bromo akan dibuka kembali untuk kunjungan wisatawan mulai Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 00.01 WIB,” kata Rudijanta.
Kebakaran tersebut berlangsung selama 13 hari. Proses pemadaman dilakukan melalui operasi terpadu yang melibatkan Kementerian Kehutanan, Balai Besar TNBTS, Manggala Agni, BNPB, BPBD, TNI, Polri, masyarakat peduli api, pemerintah daerah, serta berbagai pihak terkait.
Setelah api padam, petugas bersama tim gabungan tetap melakukan pendinginan, penyisiran, dan pemantauan di lokasi terdampak untuk memastikan tidak ada titik api maupun bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Rudijanta menyampaikan, pembukaan kawasan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi kondisi kawasan dengan mempertimbangkan keselamatan pengunjung dan petugas.
Seiring dibukanya kembali kawasan Bromo, pengunjung dan pelaku jasa wisata diminta mematuhi seluruh ketentuan serta arahan petugas di lapangan.
Masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membuat api unggun atau perapian serta membuang puntung rokok maupun benda lain yang berpotensi menjadi sumber api.
“Segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan asap, bara, atau indikasi kebakaran,” ujarnya.
Rudijanta juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kawasan Bromo agar kejadian kebakaran serupa tidak kembali terjadi.
Pembukaan kembali kawasan wisata Bromo ini sejalan dengan pengumuman Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI pada 18 Agustus 2026. (bob)








