Desa Senggreng Kabupaten Malang Masuk 3 Besar Kampung KB se-Jatim

Bupati Malang, Sanusi memberikan bantuan untuk mensukseskan program Kampung KB Jaya Manunggal di Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. (Blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)
Bupati Malang, Sanusi memberikan bantuan untuk mensukseskan program Kampung KB Jaya Manunggal di Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. (Blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang masuk dalam nominasi tiga besar Kampung Keluarga Berkualitas (KB) kategori Kabupaten se-Jawa Timur (Jatim) tahun 2024. 

Selain Desa Senggreng yang mewakili Kabupaten Malang, terdapat dua daerah lain yakni Kecamatan Magetan dan Ponorogo. Sementara itu, kategori Kota ditempati oleh Kota Mojokerto, Blitar dan Kediri. 

Sesi penilaian mulai dilakukan pada Kamis (21/3/2024) pagi, oleh Tim Penilai dari Pemerintah Provinsi Jatim untuk Kampung KB 2024. 

Bupati Malang, Sanusi bersama Ketua Penggerak TP PKK, Anis Zaidah juga turut hadir dalam proses penilaian sebagai tuan rumah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. 

Dalam kesemptan yang sama, Sanusi menyebutkan, Desa Senggreng menjadi salah satunya desa yang terpilih di Kabupaten Malang. 

“Sekarang ini yang jadi juara Desa Senggreng, ini mewakili Kabupaten Malang untuk lomba tingkat Provinsi Jatim,” kata Sanusi saat ditemui usai ditemui di acara Audit Kampung KB di Desa Senggreng, pada Kamis (21/3/2024).

Orang nomor satu di jajaran Pemkab Malang ini berharap, Kampung KB Jaya Manunggal di Desa Senggreng bisa mendapatkan penilaian terbaik. Sehingga berhak mewakili Provinsi Jatim untuk maju ke tingkat Nasional.

“Jika nanti jadi juara, itu akan mewakili Jawa Timur untuk ke tingkat nasional,” harapnya.

Dalam acara yang sama, Pemkab Malang juga menyerahkan bantuan untuk mensukseskan Kampung KB Jaya Manunggal. Sejumlah bantuan yang diberikan diantaranya yakni, Sertifikat Siap Nikah untuk catin, E-KTP, Dokumentasi KK, gerobak bakso, tempat sampah dan masih banyak lainnya.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Senggreng Rendyta Witrayani Setyawan mengatakan, sejumlah program maupun inovasi telah diciptakan untuk melayani masyarakat. 

Hal tersebut nantinya akan dijadikan bekal dalam ajang perlombaan Kampung KB terbaik tingkat Provinsi Jatim yang akan dilanjutkan di tingkat Nasional. 

Sejumlah program unggulan diantarany yakni Bangga Kencana. Selain itu, ada juga inovasi yang telah dicanangkan. Yaitu inovasi kependudukan yang diberi nama ‘Pecel Tempe Mendoan’. 

“Dimana administrasi kependudukan kita permudah. Masyarakat kita jemput bola gak perlu lagi meninggalkan pekerjaan untuk mengurus Adminduk, kita yang datang itu salah satu juga menunjang untuk sadar administrasi penduduk di desa kami,” kata Rendyta. 

Selain itu, ada juga program untuk pencegahan penurunan stunting sejak dini alias ‘Simudin’. Inovasi tersebut dibuat untuk menyasar calon pengantin (Cantin) yang tengah melakukan pendaftaran nikah. 

Dalam program tersebut, Catin akan mendapatkan edukasi terkait penanganan stunting. Sehingga, dengan adanya Simudun diharapkan dapat menekan kasus stunting baru. 

“Melalui sistem itu, calon pengantin yang daftar (nikah) melalui Mudin, di saat bersamaan juga akan tersampaikan kepada kader pemburu stunting,” pungkasnya. (ptu/bob)