Kabupaten Malang, blok-a.com – Forum Lalu lintas Kabupaten Malang memprediksi akan terjadi peningkatan volume kendaraan saat libur Hari Raya Idul Fitri 2024. Utamanya di akses menuju tempat wisata di Kabupaten Malang.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang bersama Satlantas Polres Malang memetakan sejumlah akses wisata yang diprediksi mengalami kepadatan yakni di area Karanglo menuju Kota Wisata Batu.
Kemudian, di Kecamatan Bantur menuju Pantai Malang Selatan serta di Kecamatan Poncokusumo menuju wisata Taman Nasional Bromo Tenger Semeru (TNBTS).
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Malang, Willy Deni Permana mengatakan, pihaknya bersama Satlantas Polres Malang telah menyiapkan skema pengalihan arus atau jalur alternatif untuk mengantisipasi jika dimungkinkan terjadi peningkatan volume kendaraan.
Jika kemacetan terjadi di sisi utara, yakni exit tol Singosari menuju ke arah Kota Malang maupun Kota Batu. Maka alternatifnya akan dialihkan menuju Jurang Susuh.
“Nanti sampe sana alternatifnya ke kiri atau lurus ke arah Jurang Susuh. Nanti kalau ke kiri sudah ketemu ke simpang Pendem dan masuk ke wilayah Dishub Kota Batu,” ujar Willy saat ditemui belum lama ini.
Sementara itu, di sisi Timur yakni akses menuju wisata Gunung Bromo Dishub bersama Satlantas Polres Malang telah menyiapkan puluhan personel yang akan mengatur arus lalu lintas.
“Kami siapkan personel kurang lebih total seluruhnya 115 petugas dari TNI Polri, relawan serta warga sekitar. Selain itu, ada pemasangan rambu-rambu agar masyarakat lebih waspada,” ungkapnya.
Kepadatan juga diprediksi akan meningkat tajam di wilayah Kecamatan Bantur menuju Jalur Lintas Selatan (JLS). Selain akses jalan yang sempit, akses jalan di wilayah tersebut juga susah karena rusak parah.
Sehingga, dari rapat forum lalu lintas disepakati adanya jalur altetnatif menuju Pantai Selatan yakni dibagi menjadi 3 bagian.
“Alternatifnya kita arahkan ke Sumbermanjing Wetan (Sumawe) dan Tirtoyudo. Karena jalan yang rusak dan licin saat hujan, kami siapkan tambu-rambu agar pengendara tetap waspada,” pungkasnya. (ptu)
(Ilustrasi pantai)








