Kota Malang, blok-a.com – 2 Kios/bedak rongsokan milik Junaedi Batak (65), warga Jalan Tenaga Utara, Kelurahan Blimbing, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, terbakar, Jumat (28/6/2024).
Yuli (46) pemilik kios mengatakan, saat itu dirinya sedang buang air kecil ke kamar mandi di rumah anaknya.
“Saat itu sekitar pukul 11.15 WIB. Saya pergi ke kamar mandi untuk buang air kencing. Dan diberitahu anak saya kalau bedak rosokan miliknya terbakar,” ujar Yuli kepada awak media, Jumat (28/6/2024).
Yuli melanjutkan, dirinya bersama suami, Junaedi Batak, tidak bisa berbuat apa-apa saat kiosnya mengalami kebakaran. Bahkan, anjing kesayangannya yang bernama Nety tak bisa diselamatkan.
“Saat tidak bisa menyelamatkan barang-barang rosokan yang siap dijual. Apalagi anjing kesayangannya hingga tewas terpanggang,” bebernya.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, Agoes Soebekti mengatakan mengenai sebeb peristiwa kebakaran bedak rongsokan itu. Beradasarkan keterangan tetangga korban, penyebabnya adalah api dari pembakaran sampah yang lupa dimatikan, kemudian menjalar ke kios Junaedi Batak.
“Keterangan tetangga Junaedi Batak, kalau istri Junaedi bernama Yuli, saat itu sedang bakar sampah di dekat bedak rosokan. Saat api menyala, Yuli lupa mematikan dan ditinggal buang air kecil,” terang Agoes kepada awak media, Jumat (28/6/2024).
Agoes melanjutkan, petugas pemadam kebakaran mengerahkan 6 unit mobil Damkar untuk menaklukkan api.
“Alhamdulilah, 30 menit kemudian api yang membakar 2 bedak rosokan berhasil dipadamkan. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Namun anjing kesayangan pemilik rosokan tewas terpanggang,” imbuhnya.
Agoes berpesan, bagi masyarakat, jika sedang membakar sampah, sebaiknya dipadamkan terlebih dulu sebelum ditinggal pergi. Untuk menghindari api menjalar ke bagian-bagian yang tidak diinginkan.
“Resikonya seperti ini, contoh kemarin di timur MCC juga bakar sampah di dalam rumah. Tolong sekali lagi, kalau bakar sampah jangan ditinggal pergi sebelum dipadamkan,” pungkasnya. (ags/gni)








