Nataru Tak Picu Lonjakan Besar, Okupansi Trans Jatim Malang Raya Stabil

Bus Trans Jatim direncanakan akan menambah koridor untuk jalur Malang - Kepanjen. (blok-a.com/Yogga Ardiawan)
Bus Trans Jatim direncanakan akan menambah koridor untuk jalur Malang - Kepanjen. (blok-a.com/Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Tingkat keterisian penumpang (okupansi) layanan Trans Jatim di wilayah Malang Raya selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 terpantau relatif stabil. Meski terdapat kenaikan jumlah penumpang, lonjakannya dinilai tidak signifikan dan hanya berkisar ratusan orang per hari.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Jawa Timur, Cito Eko Yuly Saputro, mengatakan peningkatan jumlah penumpang selama masa libur masih dalam batas normal.

“Untuk di Malang Raya, okupansinya masih stabil. Memang ada lonjakan itu hanya beberapa persen. Penambahan sekitar 200 hingga 300 penumpang saja,” kata Cito, Jumat (26/12/2025).

Cito menambahkan, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan ritase jika ada lonjakan penumpang. Ia menjelaskan, penambahan ritase dilakukan dengan meningkatkan jumlah perjalanan pulang-pergi (PP) tiap armada, bukan dengan menambah unit bus baru.

“Contoh, satu bus itu 3 PP (Pulang Pergi), mungkin nanti 4 PP,” terangnya.

Menurut Cito, penambahan unit bus bukan solusi jangka pendek karena keterbatasan waktu produksi armada yang memiliki spesifikasi khusus.

“Kalau menambah bus sepertinya tidak. Pembuatan bus itu sekitar 3 bulan, terlebih bus Transjatim ini mempunyai spesifikasi khusus,” ungkapnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Dishub Jatim, jumlah penumpang Trans Jatim di Malang Raya selama libur Nataru tercatat sebagai berikut:

Rabu, 17 Desember 2025: 3.348 penumpang
Kamis, 18 Desember 2025: 3.289 penumpang
Jumat, 19 Desember 2025: 3.434 penumpang
Sabtu, 20 Desember 2025: 3.566 penumpang
Minggu, 21 Desember 2025: 3.883 penumpang
Senin, 22 Desember 2025: 3.459 penumpang
Selasa, 23 Desember 2025: 3.979 penumpang
Rabu, 24 Desember 2025: 3.773 penumpang
Kamis, 25 Desember 2025 (pukul 05.00–13.15 WIB): 2.008 penumpang

Cito menjelaskan, Dishub Jatim terus melakukan pemantauan harian terhadap pergerakan penumpang selama masa libur Nataru.

“Jika terjadi lonjakan signifikan, penyesuaian operasional akan segera dilakukan melalui penambahan ritase,” pungkasnya. (yog/bob)