Kota Malang, blok-a.com – Seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Malang dipastikan libur sementara mulai 2 hingga 7 Januari 2026. Selama masa tersebut, layanan distribusi makanan, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), tidak beroperasi.
Koordinator Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kota Malang, Muhammad Athoillah, membenarkan informasi tersebut. Ia menegaskan, kebijakan libur sementara ini berlaku secara nasional, tidak hanya di Kota Malang.
“Benar, Mas. Jadi bukan hanya di Kota Malang saja, tetapi seluruh Indonesia. SPPG libur sementara dari tanggal 2 sampai 7, dan mulai operasional lagi tanggal 8,” kata Athoillah.
Ia menjelaskan, penghentian sementara operasional SPPG dilakukan untuk keperluan persiapan internal. Salah satunya berkaitan dengan penataan dan perbaikan fasilitas produksi makanan.
“Alasannya untuk persiapan saja. Diberi waktu untuk menyiapkan apa yang perlu disiapkan. Kemungkinan ada renovasi-renovasi,” jelasnya.
Terkait jumlah SPPG di Kota Malang yang menjalani renovasi, Athoillah mengaku belum melakukan pemantauan secara menyeluruh.
“Kalau jumlah pastinya saya belum monitor. Tapi yang sudah berjalan dan butuh perbaikan kemarin masih prosesnya di Lanal, itu untuk perbaikan fasilitas saja,” ungkapnya.
Menurut Athoillah, renovasi yang dilakukan berkaitan langsung dengan proses produksi makanan. Hal ini dinilai penting untuk memastikan standar pelayanan dan kualitas makanan tetap terjaga saat operasional kembali berjalan.
“Kalau direnovasi, pasti yang berkaitan dengan proses produksi,” ujarnya.
Dengan adanya libur sementara ini, Athoillah memastikan bahwa tidak ada distribusi MBG sementara saat anak sekolah masuk pada 5 Januari 2026 besok.
“Nanti tanggal 8 (Januari 2026) hari Kamis, kami sudah operasional lagi,” terangnya.
Tak hanya untuk siswa, layanan bagi ibu hamil juga mengalami penghentian sementara selama periode tersebut.
“Ibu hamil sama, sementara tidak ada. Nanti tanggal 8 semuanya mulai lagi,” pungkas Athoillah. (bob)








