Kota Malang, blok-a.com – Universitas Islam Malang (UNISMA) ditunjuk sebagai sohibul bait atau tuan rumah pelaksanaan Kick-off Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur di Auditorium Prof. Dr. KH M. Tolchah Hasan, Rabu (7/1/2026).
Rektor UNISMA Prof. Drs. H. Junaidi, S.Pd., P.Hd. menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UNISMA untuk menjadi tuan rumah agenda penting NU tersebut. Menurutnya, penunjukan ini sejalan dengan komitmen UNISMA sebagai perguruan tinggi yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama.
“Sebagai perguruan tinggi Nahdlatul Ulama, UNISMA senantiasa berkomitmen mendukung dan menyukseskan program-program jam’iyah NU dari berbagai jenjang. Kesediaan kami menjadi sohibul bait hari ini merupakan bagian dari komitmen tersebut,” ujar Junaidi.
Ia menegaskan, pengembangan UNISMA selama ini berpijak pada dua slogan utama, yakni
“UNISMA dari NU untuk Indonesia dan peradaban dunia” serta “UNISMA terbang melesat menuju world class university.” Slogan pertama menegaskan akar historis UNISMA sebagai kampus Nahdliyin, sementara slogan kedua menjadi arah penguatan mutu dan daya saing global.
Dalam sambutannya, Junaidi juga menyampaikan sejumlah capaian institusional UNISMA. Saat ini, UNISMA menjadi perguruan tinggi Nahdlatul Ulama pertama yang meraih akreditasi institusi peringkat Unggul. UNISMA memiliki 25 program studi sarjana, 2 program studi profesi, 10 program studi magister, dan 1 program studi doktor. Lebih dari 50 persen program studi tersebut telah terakreditasi Unggul, bahkan tujuh di antaranya terakreditasi internasional oleh lembaga berbasis di Jerman.
Pada tingkat nasional, UNISMA menempati peringkat 53 perguruan tinggi terbaik Indonesia berdasarkan pemeringkatan Webometrics 2025. Sementara di tingkat Asia, UNISMA berada di peringkat 173 Asia Tenggara dan masuk dalam rumpun 1.000 besar Asia versi QS Asia University Ranking 2026.
Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap warga Nahdliyin, pihaknya juga menegaskan dukungannya terhadap program sosial dan pendidikan NU. Salah satunya melalui program Beasiswa Mahasiswa Juang yang proses seleksinya dilakukan bersama PWNU Jawa Timur.
“Pada tahun 2026, kami berkomitmen mengalokasikan sekurang-kurangnya 100 kuota KIP Kuliah untuk warga Nahdliyin yang berhak mendapatkan bantuan,” kata Junaidi.
Selain itu, UNISMA membuka pendaftaran mahasiswa baru mulai 7 hingga 31 Januari 2026. Sebagai bentuk apresiasi dalam rangka satu abad NU, UNISMA memberikan potongan UKT semester pertama sebesar Rp1.926.000 bagi calon mahasiswa non-Fakultas Kedokteran. Angka tersebut diambil dari tahun berdirinya Nahdlatul Ulama, yakni 1926.
“Kesediaan kami menjadi tuan rumah tidak terpisahkan dari upaya pengembangan UNISMA secara keseluruhan. Kami mohon doa dan dukungan para kiai, bapak dan ibu semua agar UNISMA semakin besar dan memberi manfaat bagi NU, bangsa, dan peradaban,” ujar Junaidi.
Melalui peran sebagai tuan rumah Kick-off Harlah Satu Abad NU serta komitmen di bidang pendidikan, UNISMA menegaskan posisinya sebagai bagian strategis dari jam’iyah Nahdlatul Ulama dalam membangun sumber daya manusia, memperkuat tradisi, dan berkontribusi bagi masa depan Indonesia. (ber/bob)








