Mobil Operasional MBG Oleng Tabrak Hantam 3 Rumah Warga di Donomulyo Malang

Kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Donomulyo (Polres Malang)
Kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Donomulyo (Polres Malang)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Desa Donomulyo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang Senin (27/4/2026) melibatkan mobil pick up box. Menurut laporan dari kepolisian, kendaraan tersebut memuat operasional program Makanan Bergizi Gratis (MBG) hilang kendali dan menabrak rumah warga di tepi jalan.

Kendaraan tersebut merupakan Mitsubishi L300 bernomor polisi N-8626-CI milik yayasan MBG Desa Tlogosari. Saat kejadian, mobil dikemudikan Aldi Saputro dengan didampingi Dedi Setyaan.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menyampaikan, insiden bermula saat kendaraan melaju dari arah utara ke selatan usai mengisi bahan bakar di SPBU Donomulyo.

“Sesampainya di lokasi, kendaraan tiba-tiba oleng diduga akibat gangguan pada roda belakang, sehingga sopir tidak dapat mengendalikan laju kendaraan,” ujar Bambang

Upaya pengemudi untuk menghindari kecelakaan yang lebih parah justru berujung pada tabrakan. Kendaraan dibanting ke kiri dan menghantam tiga rumah warga.

“Akibat kejadian tersebut, tiga rumah warga mengalami kerusakan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” jelasnya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menduga kecelakaan dipicu faktor teknis kendaraan. Kerugian material akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai Rp18 juta.

“Dugaan sementara disebabkan sporing balancing yang tidak tepat serta adanya kerusakan pada bagian kaki-kaki kendaraan,” ungkap AKP Bambang.

Setelah kejadian, sopir langsung menghubungi pihak yayasan. Ketua Yayasan MBG Desa Tlogosari, Kristina, datang ke lokasi dan menyatakan siap bertanggung jawab atas kerusakan yang ditimbulkan. Saat ini, polisi masih melakukan pendalaman dengan meminta keterangan sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengemudi untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan, guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa,” tutup Bambang. (yog/bob)