Polresta Malang Kota Datangkan Gus Iqdam ke Stadion Gajayana, Jamaah Diajak Doakan Korban Kanjuruhan

Pamor Gus Iqdam Turut Bantu Redam Hoaks Isu Agama Dan Radikalisme
Gus Iqdam (Wikipedia)

Kota Malang, blok-a.com – Pendakwah muda Muhammad Iqdam atau yang lebih dikenal sebagai Gus Iqdam bakal mengisi pengajian akbar dan doa bersama di Stadion Gajayana, Kota Malang, Selasa (2/6/2026). Kegiatan yang digelar Polresta Malang Kota dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 itu terbuka untuk masyarakat umum.

Pengajian akbar tersebut menjadi salah satu rangkaian Bulan Bhakti Bhayangkara yang digelar menjelang peringatan Hari Bhayangkara pada 1 Juli mendatang. Ribuan jamaah dari Malang Raya diperkirakan akan menghadiri kegiatan tersebut.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhikin mengatakan, pengajian umum dan doa bersama itu menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan spiritual.

“Selain sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, juga menjadi ruang silaturahmi antara Polri, ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga Malang Raya untuk bersama-sama menjaga persatuan, kerukunan, serta kondusivitas kamtibmas,” ujarnya, Sabtu (30/5/2026).

Menurut Lukman, Gus Iqdam dipilih karena dikenal memiliki metode dakwah yang dekat dengan masyarakat dari berbagai kalangan. Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikam II, Karanggayam, Kabupaten Blitar itu dinilai mampu menyampaikan pesan-pesan keagamaan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.

Selain itu, gaya dakwah Gus Iqdam yang merangkul berbagai lapisan masyarakat dinilai sejalan dengan semangat membangun kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai persaudaraan.

Dalam pengajian tersebut, jamaah juga akan diajak memanjatkan doa untuk para korban Tragedi Kanjuruhan. Doa bersama itu menjadi bentuk empati dan penghormatan kepada para korban serta keluarga yang ditinggalkan.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum refleksi bersama, memperkuat persatuan, serta mendoakan saudara-saudara kita yang telah menjadi korban dalam peristiwa Kanjuruhan. Semoga seluruh keluarga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keberkahan,” katanya.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Polresta Malang Kota menyiapkan pengamanan terpadu dengan melibatkan sekitar 470 personel gabungan dari berbagai unsur. Pengamanan dilakukan dengan mengedepankan langkah preventif, preemtif, dan humanis guna memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan tertib.

Lukman mengimbau masyarakat yang hadir untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Kami mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas, serta menjadikan momen doa bersama ini untuk mempererat ukhuwah, menjaga persatuan, dan kondusivitas di Kota Malang,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polresta Malang Kota berharap pengajian akbar bersama Gus Iqdam tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga menjadi wadah memperkuat nilai religius, solidaritas sosial, dan kebersamaan masyarakat Malang Raya. (bob)