Kota Malang, blok-a.com – Kota Malang berang tahun yang ke-110 tahun tepat pada tanggal 1 April 2024. Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika yang menghadiri upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang mengatakan bahwa telah banyak perkembangan yang terjadi selama 110 tahun yang telah berlalu.
Namun, Made mengatakan masih ada juga beberapa PR yang harus diselesaikan. Salah satunya adalah mengenai masalah ketersediaan fasilitas layanan kesehatan dan cakupannya di Kota Malang.
Ia pun menyampaikan harapannya terhadap peningkatan layanan kesehatan di Kota Malang
Menurut Made, masih terdapat kendala di lapangan terkait pelayanan kesehatan, di mana banyak masyarakat yang ditolak untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit karena keterbatasan fasilitas.
“Banyak rumah sakit yang penuh. Artinya dari segi pelayanan kesehatan, di lapangan banyak masyarakat yang ditolak untuk mendapatkan pelayanan di rumah sakit,” terang Made saat diwawanccara oleh awak media.
Oleh karena itu, ia mengusulkan agar puskesmas-puskesmas yang ada di Kota Malang dapat dijadikan sebagai perpanjangan tangan dari rumah sakit, dengan menyediakan layanan rawat inap.
“Maksudnya puskesmas-puskesmas yang ad aitu ayo dibuat menjadi layanan rawat inap. Artinya kita membuka cabang dari Rumah Sakit Umum Daerah,” terang Made.
Dia juga menegaskan pentingnya memastikan bahwa setiap puskesmas memiliki fasilitas rawat inap yang memadai karena letak mereka dekat dengan masyarakat d i26 kelurahan. Setidaknya, minimal setiap puskesmas mampu merawat setidaknya 10 orang pasien.
“Semua ada di kelurahan masing-masing, minimal ada di setiap puskesmas bisa merawat setidaknya 10 orang pasien,” katanya.
Usulan ini diharapkan dapat mengurangi tekanan pada rumah sakit-rumah sakit yang sudah ada, sehingga pelayanan kesehatan dapat lebih merata dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Kota Malang.
“Kalau ada 10 (ketersediaan rawat inap) saja, artinya kan sudah 260 pasien. Maksud saya ayolah kita penuhi dulu barang-barang yang primer seperti kesehatan,” katanya.








