Kurir Narkoba Ditangkap Satreskoba Polresta Malang Kota, Didapat dari Bosnya di Instagram

Kota Malang, blok-a.com - Tim Satreskoba Polresta Malang Kota berhasil mengungkap dan menangkap seorang kurir narkoba
Kota Malang, blok-a.com - Tim Satreskoba Polresta Malang Kota berhasil mengungkap dan menangkap seorang kurir narkoba

Kota Malang, blok-a.com – Tim Satreskoba Polresta Malang Kota berhasil mengungkap dan menangkap seorang kurir narkoba asal Banyuwangi di dalam kamar kost di Jalan MT Hariyono gang 9 C Kelurahan Dinoyo Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risgoanto mengatakan, identitas kurir narkoba bernama Rofik (28) warga Perum Villa Ijen Gold Lingkungan Watu Ulo Desa Bakungan Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi.

“Rafik ditangkap petugas saat di dalam kamar kost di Jalan MT Hariyono Lowokwaru sekitar pukul 22.00, Kamis (23/11/2023) malam kemarin lusa,” ujar pria yang akrab disapa Yuris, Senin (26/11/2023).

Sementara Kanit Lidik 2 Satnarkoba Polresta Malang Kota, Iptu Hengki Yuwana mengungkapkan penangkapan pelaku berawal saat petugas mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya transaksi narkoba di kawasan jalan MT Hariono.

“Petugas melakukan penyelidikan dengan cara observasi dan pembututan terhadap pelaku ini pada hari kamis (23/11/2023) malam,” kata Hengki.

Diungkapkan Hengki, saat pelaku memasuki rumah kost, petugas langsung meringkus pelaku dan saat dilakukan penggeledahan di dalam kamar kost pelaku petugas menemukan barang bukti ganja seberat 1,31 Gram dan sabu seberat 119,74 Gram

“Barang bukti sabu yang terbungkus plastik hitam berisi 1 klip plastik kecil, 16 klip kecil berisi sabu yang tersimpan didalam kotak plastik warna putih, 1 buah kaleng hitam berisikan ganja, 1 buah timbangan digital dan 1 buah handphone warna hitam,” jelas Hengki.

Berdasarkan keterangan pelaku, Rofik menjelaskan bahwa barang narkoba jenis sabu dan ganja didapatkan pelaku dari bosnya berinisial UC yang kini dalam pengejaran petugas.

Pelaku tersebut mendapat barang dari UC melalui aplikasi Instagram. Pelaku dan UC bertransaksi secara online melalui pesan singkat di Instagram.

“Pelaku sebelumnya pemakai sabu semenjak bulan mei 2023 dan mendapatkan barang tersebut dari UC melalui aplikasi instagram, terus sama UC ditawari selaku kurirya hingga baru mengantar kedua kakinya, petugas berhasil meringkusnya,” imbuhnya.

Akibat perbuatannya Rofik terancam pasal 114 , pasal 112 dan pasal 111 undang undang RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Dengan hukuman mati, hukuman penjara seumur hidup atau penjara paling lama 20 tahun dan dengan denda paling sedikit Rp 1 miliar,” pungkasnya. (bob)