Kota Malang, blok-a.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang bakal merombak desain Tempat Pembuangan Sampah (TPS) supaya lebih indah dan tidak menganggu pandangan mata pengguna jalan.
Dalam langkah awal, nantinya lima titik Tempat Pembuangan Sampah (TPS) akan dijadikan sebagai pilot project.
Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Wijaya mengatakan, proyek ini nantinya akan mencakup perubahan desain dan menambah sarana prasarana yang dibutuhkan. Pada lima TPS yang ada di Kota Malang, yakni di wilayah Sulfat, Pandanwangi, Muharto, Merjosari dan Kedungkandang.
“Jadi menurut Pak Pj Walikota, memang masih kurang optimal dengan desain TPS yang sudah ada saat ini. Beliau berharap nantinya akan ada perubahan secara desain,” kata Rahman Selasa (27/8/2024).
Lima project ini diharapkan akan terealisasi di tahun 2024 ini. Nantinya perubahan desain ini memperhatikan sarana dan prasarana yang harus ditingkatkan. Seperti pembangunan pagar pengaman, TPS dalam keadaan tertutup dan tersedianya bak penampungan air lindih
“Semua secara orientasi harus baik sarana dan prasarananya. Dan dari lima project ini harus mendukung. Harapannya di 2024 ini segera terealisasi,” tambahnya.
Salah satu fokus utama dalam pilot project ini juga terkait dengan perbaikan jadwal pengangkutan sampah. Rahman menambahkan, pengangkutan harus selesai sebelum pukul 07.00 WIB. Namun dalam pelaksanaannya ternyata masih ditemui kendala, akibat dari jumlah ritase yang tinggi hingga mencapai 4 kali ritase pengangkutan setiap harinya.
“Kita agak kesulitan pengangkutan dari TPS ke TPA membutuhkan waktu. Karena dari TPS ini membutuhkan 3 hingga 4 kali ritase per harinya,” tambahnya.
Sementara itu, Pj Walikota Malang, Iwan Kurniawan berharap pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan. Ia menceritakan saat melintas di Kota Malang, masih terlihat tumpukan sampah di sekitar TPS. Terutama di wilayah Muharto dan Sulfat.
“Artinya sampah tidak boleh terlihat oleh pengguna jalan. Kita siapkan sarana prasarananya terlebih dahulu. Supaya masyarakatnya sadar dan nantinya akan tertata dengan baik,” kata Iwan. (mg1/bob)








