Kota Malang, blok-a.com – Terkait Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2024 tentang Pelaksanaan Kegiatan di Bulan Ramadhan 2024 yang mengatur jam operasional sejumlah tempat usaha selama bulan Ramadhan, beberapa kafe di Kota Malang menyatakan sudah siap untuk menyesuaikan jam operasional mereka.
Contohnya adalah Kayutangan Coffee And Gelato yang terletak di wilayah wisata Kayutangan Heritage. Pihak café menyatakan bahwa pihak mereka akan memundurkan jam operasional mereka menjadi lebih siang.
“Kayutangan Coffee and Gelato tidak ada rencana tutup, tetapi kami memundurkan jam operasional kami dengan buka jam 11 siang dimulai dari hari pertama puasa. Yang di hari biasa kami buka pukul 8 pagi,” terang Echa, manager operasional Kayutangan Coffee And Gelato.
Walau mengaku belum mendapatkan akses ke surat edaran tersebut, namun langkah itu sudah disusun dengan inisiatif mereka sendiri untuk menghargai umat muslim yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
“Kami belum mendapatkan informasi ataupun edaran dari tentang hal tersebut, tapi dari inisiatif kami sendiri. Termasuk juga menghargai para pegawai yang menjalankan ibadah puasa,” tutur Echa.
Hal serupa diuntkapkan oleh Fahmi, manager operasional Masple Tobacco Shop yang menyatakan akan memundurkan jam operasional di salah satu gerainya yang menjual makanan dan minuman.
“Dari 4 gerai yang kami kelola hanya satu yang kami undur jam operasional untuk menyesuaikan dengan bulan Ramadhan, dikarenakan toko ini juga menjual minuman dan makanan. Jam operasional kami menjadi jam 12 siang sampai jam 3 dini hari,” ujarnya.
Namun, Fahmi juga mengaku belum mendapatkan akses terkait surat edaran yang telah diterbitkan oleh Pemkot Malang itu.
“Kalau untuk informasi atau edaran tentang kafe yang perlu ditutup, kami belum mendapatkan informasi tersebut,” katanya.
Walau kedua narasumber mengaku belum mendapatkan akses ke Surat Edaran Pemerintah Kota Malang yang dimaksud, namun keduanya mengatakan sudah mendengar tentang instruksi dan himbauan serupa dari beberapa sumber lainnya.
Keduanya mengaku sudah mendengar tentang instruksi tersebut dari sesama pemilik atau pengelola kafe lainnya yang juga beroperasi di Kota Malang selama bulan Ramadhan. (art/bob)








