Kota Malang, blok-a.com – Pemerintah Kota Malang menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ke-79 di depan Balai Kota Malang, Sabtu (1/6/2024).
Upacara ini dipimpin oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat.
Dalam kesempatan ini, Wahyu menegaskan bahwa Pancasila telah teruji sejarahnya dan mampu mempersatukan bangsa Indonesia.
“Berdasarkan sambutan yang saya bacakan dari kepala BPIP bahwa uji sejarah dari Pancasila sudah terbukti. Tentunya dengan ujian terkait kepancasilaan ini tiap zaman berbeda,” tutur Wahyu.
Wahyu juga menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila di era digital saat ini, khususnya bagi generasi muda seperti milenial dan Gen Z.
“Banyak hal yang sudah tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila saat ini, khususnya bagi kaum muda. Diharapkan nilai Pancasila setiap zaman bisa sesuai dengan kondisi kita. Maka diingatkan dengan perkembangan teknologi jangan sampai menyurutkan pekerjaan kita terhadap Pancasila,” ujarnya.
Ia pun memberikan contoh penerapan Pancasila dalam kehidupannya dengan mengunjungi Vihara sebelum Hari Raya Waisak. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung aktivitas keagamaan dan memperkuat toleransi antar umat beragama.
“Sebelum Waisak, saya juga mengunjungi Vihara untuk melihat langsung aktivitas keagamaan. Bersama FKUB, kami berupaya menjaga kerukunan umat beragama agar menjadi contoh pembelajaran yang baik,” ungkapnya.
Wahyu juga menjelaskan contoh jalinan kerjasama dengan berbagai pihak, seperti perguruan tinggi, komunitas mahasiswa, dan organisasi kemasyarakatan, untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila.
Ia pun berdialog dengan organisasi mahasiswa untuk memperkuat keyakinan mereka terhadap ideologi Pancasila.
“Kami menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi, komunitas mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, dan organisasi mahasiswa. Baru-baru ini, ada organisasi mahasiswa yang beraudiensi dengan saya dan selalu menekankan pentingnya ideologi Pancasila bagi bangsa Indonesia,” jelas mantan Sekda Kabupaten Malang itu.
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Malang juga membagikan 10 juta bendera Merah Putih kepada seluruh elemen masyarakat sebagai bagian dari program toleransi dan kesatuan nasional.
“Kementerian Dalam Negeri memiliki program pembagian Bendera Merah Putih kepada semua elemen masyarakat dan komunitas. Program ini merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan toleransi dan kesatuan bangsa,” tandas Wahyu.(art/lio)








