Kabupaten Malang, blok-a.com – Wakil Bupati (Wabup) Malang, Hj Lathifah Shohib terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program kemitraan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berupa Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW).
Bu Nyai Lathifah, sapaan akrabnya menggelar audiensi bersama dua desa penerima program, yakni Desa Purwoasri, Kecamatan Singosari, dan Desa Sumberporong, Kecamatan Lawang pada Selasa (7/10/2025) siang. Turut hadir dalam kesempatan tersebut anggota DPRD Kabupaten Malang, Camat beserta Forkopimcam Singosari dan Lawang, serta para kepala desa terkait, termasuk Kades Purwoasri, Kades Klampok, Kades Sumberporong, dan Kades Sumberngepoh.
“Saya hadir di sini untuk memastikan bahwa program yang saya kawal benar-benar sesuai dan tepat sasaran,” ujar Bu Nyai Lathifah.
Program PISEW ini berlangsung selama 90 hari kerja, sebagai hasil dari rangkaian kunjungan dinas Wabup Malang ke Jakarta beberapa waktu lalu. Tiga kecamatan di Kabupaten Malang yang akan menerima manfaat program ini adalah Kecamatan Lawang, Gondanglegi, dan Singosari.
Bu Nyai Lathifah juga menyinggung rencana pembangunan jembatan penghubung antara Desa Klampok dan Desa Purwoasri yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat.
“Selama ini belum ada akses langsung, masyarakat harus memutar jauh. Dengan adanya jembatan ini, jarak tempuh akan lebih efisien dan mobilitas masyarakat lebih lancar,” jelasnya.
Sementara di Desa Sumberporong, tengah dilakukan rintisan jalan baru yang menghubungkan wilayah pertanian dan permukiman warga sebagai tahap awal pembangunan infrastruktur PISEW.
“Mudah-mudahan tahun depan ada kelanjutan dan perkembangan signifikan,” imbuh Bu Nyai Lathifah.
Bu Nyai Lathifah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini ditujukan untuk meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya petani. Dengan akses jalan yang baik, pengangkutan pupuk dan hasil pertanian akan lebih efisien, sehingga bisa mendongkrak pendapatan warga.
“Karena proyek ini dikerjakan dengan sistem padat karya yang melibatkan masyarakat petani dan didampingi oleh Balai PUPR, saya minta semua pihak bekerja sungguh-sungguh dan teliti. Hasil kerja yang baik akan menjadi penilaian penting untuk program-program berikutnya,” tegasnya.
Program PISEW 2025 diharapkan menjadi motor penggerak desa-desa produktif di Kabupaten Malang. Selain membuka akses ekonomi, program ini juga mendorong tumbuhnya komoditas unggulan lokal serta kemandirian sektor pertanian.
“Di Kecamatan Lawang, dengan kualitas padi yang sangat bagus, kita bisa memanfaatkan fasilitas SPPG setempat untuk mendukung program MBG. Potensi pertanian daerah ini harus dioptimalkan secara maksimal,” pungkas Wabup Malang.
Menurut catatan yang diterima oleh blok-a.com, terdapat enam desa dari tiga kecamatan yang akan menerima program PISEW ini. Yakni masing-masing wilayah tersebut adalah Desa Sumberporong dan Desa Sumberngepoh (Kecamatan Lawang), Desa Sumberjaya dan Desa Bulupitu (Kecamatan Gondanglegi), Desa Klampok dan Desa Purwoasri (Kecamatan Singosari). (yog/bob)








