Kabupaten Malang, blok-a.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menyatakan kesiapan penuh mendukung pembentukan Sekolah Garuda dengan mengusulkan seluruh sekolah di kabupaten dan kota sebagai kandidat lokasi kepada pemerintah pusat. Sekolah Garuda merupakan rencana program Presiden RI, Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan Pemprov Jatim membuka peluang seluas-luasnya bagi sekolah di seluruh daerah, sementara penetapan lokasi sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
“Kami mengusulkan semua sekolah di semua kabupaten dan kota sebagai titik, dan terserah kementerian menunjuk yang mana. Nanti dari Kemendiktisaintek yang menyiapkan,” ujar Aries Rabu (14/1/2025).
Aries menambahkan, penentuan lokasi Sekolah Garuda akan diawali dengan proses survei ke daerah-daerah untuk menentukan sekolah yang paling representatif menjalankan program pemerintah pusat tersebut.
Ia menyebut terdapat dua skema pembentukan Sekolah Garuda, yakni melalui pembangunan fasilitas baru atau Sekolah Garuda Baru (SGB), serta penguatan sekolah berprestasi yang telah ada melalui skema Sekolah Garuda Transformasi (SGT).
Meski demikian, Aries belum dapat memastikan waktu pasti dimulainya Sekolah Garuda di Jawa Timur. Namun, pelaksanaannya dimungkinkan mulai tahun ajaran baru mendatang. Termasuk apakah nantinya Sekolah Garuda akan menerapkan sistem asrama atau tidak.
“Tadi disampaikan oleh Bapak Presiden, satu dulu masing-masing daerah di Indonesia,” katanya.
Menurut Aries, pembentukan Sekolah Garuda menjadi langkah strategis pemerintah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi seluruh anak bangsa. Kehadiran Sekolah Garuda juga akan melengkapi sistem pendidikan yang telah ada, seperti sekolah umum, Sekolah Rakyat, SMA Taruna Nusantara, maupun SMA Taruna Negeri.
“Para pelajar akan berproses sesuai dengan standar yang sudah dipersiapkan oleh negara,” ujarnya.
Ia berharap, lulusan Sekolah Garuda ke depan mampu bersaing di tingkat pendidikan tinggi internasional sekaligus menjadi sumber daya manusia unggul yang berperan sebagai pionir pembangunan dan penerus kepemimpinan bangsa.
“mereka juga diharapkan bisa tumbuh menjadi sumber daya manusia (SDM) unggul yang akan menjadi pionir pembangunan dan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan bangsa Indonesia di masa depan,” pungkasnya. (yog/bob)








