UIBU Malang Tambah Prodi PKO S1, Siap Cetak Pelatih Olahraga Profesional

Caption: Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jatim, Prof Dyah Sawitri, didampingi Rektor UIBU Malang, Dr Nurcholis Sunuyeko saat Bimtek Tata Kelola Jabatan Akademik Dosen di Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang, Selasa (6/10/2026) (blok-a.com/Bob Bimantara Leander)
Caption: Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jatim, Prof Dyah Sawitri, didampingi Rektor UIBU Malang, Dr Nurcholis Sunuyeko saat Bimtek Tata Kelola Jabatan Akademik Dosen di Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang, Selasa (6/10/2026) (blok-a.com/Bob Bimantara Leander)

Kota Malang, blok-a.com – Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang resmi membuka Program Studi (Prodi) Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) jenjang Sarjana (S1). Prodi baru ini diharapkan menjadi peluang bagi pelatih olahraga untuk meningkatkan kualifikasi akademik sekaligus mengembangkan karier profesional.

Pembukaan prodi tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI Nomor 1177/B/O/2026.

Rektor UIBU Malang, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., mengatakan pembukaan Prodi PKO S1 menjadi langkah strategis kampus untuk mengembangkan pendidikan olahraga di Malang Raya.

“Alhamdulillah, kabar gembira ini patut kami syukuri. Dengan mengantongi SK 1177/B/O/2026, UIBU Malang resmi tambah prodi baru, yakni Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1. Ini amanah besar yang akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Nurcholis, Selasa (20/10/2026).

Pria yang akrab disapa Sam Rektor itu menjelaskan, Prodi PKO S1 melengkapi Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) yang lebih dulu tersedia di UIBU Malang.

Kedua prodi tersebut memiliki fokus berbeda. PJKR berorientasi pada pendidikan jasmani, sedangkan PKO diarahkan untuk mencetak pelatih olahraga profesional yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya.

“Jika PJKR fokusnya mencetak guru pendidikan jasmani yang berkarakter, maka Prodi PKO S1 ini fokusnya mencetak pelatih profesional yang kompeten dan berlisensi. Jadi ekosistem pendidikan olahraga di UIBU kini semakin lengkap,” jelasnya.

Nurcholis menyebut, pembukaan prodi baru ini didorong oleh kebutuhan pelatih olahraga profesional yang memiliki kualifikasi akademik sarjana. Menurutnya, Malang Raya memiliki banyak atlet berprestasi dan pelatih berpengalaman yang masih membutuhkan kesempatan untuk menempuh pendidikan formal di bidang kepelatihan olahraga.

“Banyak atlet berprestasi dan pelatih di Malang Raya yang jam terbangnya tinggi, tetapi belum punya gelar sarjana kepelatihan. Padahal untuk sertifikasi dan jenjang karier pelatih nasional, ijazah itu sangat penting. Prodi PKO S1 UIBU hadir sebagai solusinya,” ungkapnya.

Untuk menunjang kompetensi mahasiswa, Prodi PKO S1 UIBU Malang dirancang dengan kurikulum berbasis sport science modern. Materi pembelajaran mencakup kewirausahaan olahraga (sport entrepreneurship), manajemen cedera, hingga psikologi olahraga.

Mahasiswa juga akan didukung tenaga pengajar dari kalangan akademisi dan praktisi olahraga. Selain itu, UIBU menyiapkan fasilitas penunjang berupa lapangan olahraga, pusat kebugaran, serta laboratorium.

Dengan terbitnya SK Mendiktisaintek Nomor 1177/B/O/2026, UIBU Malang berencana membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Prodi PKO S1 untuk Tahun Akademik 2026/2027.

Nurcholis berharap kehadiran prodi ini tidak hanya menghasilkan lulusan bergelar sarjana, tetapi juga melahirkan pelatih olahraga yang kompeten dan berintegritas.

“Harapan kami, Prodi PKO S1 ini tidak hanya mencetak sarjana, tetapi mencetak pelatih-pelatih hebat, berintegritas, dan mampu mengharumkan nama Malang dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya. (**)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Redaktur pelaksana sekaligus Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, dan peristiwa terkini di Malang Raya.