Kota Malang, blok-a.com – 6 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) kabur dari Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) PT Citra Karya Sejati di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Enam PMI yang merupakan perempuan itu kabur dari balai latihan kerja di Kota Malang itu dari lantai 4. Mereka menjatuhkan diri dari lantai 4 itu menggunakan kain sprei dan menjebol tralis. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (14/2/2024) sekitar pukul 01.00.
Polisi pun mendengar kejadian itu. Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdianto menjelaskan, pada keesokan harinya Kamis (15/2/2024) polisi langsung ke lokasi.
“Polisi melakukan pengecekan, kemudian kami lakukan penyelidikan dan pendalaman,” jelas Yudi pada Kamis (22/2/2024).
Sekadar informasi, keenam calon PMI yang kabur itu berinisial NN (27), LAA (24), AF (25), VR (31), MR (36), dan RH (26). Keenamnya berasal dari provinis Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Yuris pun setelah mengecek, menyarankan salah satu calon PMI membuat pengaduan ke kantor polisi. RH akhirnya membuat pengaduan ke Polresta Malang Kota, Sabtu (17/2/2024).
“Dalam pengaduan itu, termasuk mewakili kelima temannya,” jelasnya.
Yudi menjelaskan, dari keterangan calon PMI mereka kabur diduga karena mendapatkan penganiayaan dan intimidasi di BLKLN di Kota Malang.
Proses pengaduan itu telah diterima Unit PPA Satreskrim Polresta Malang Kota. Saat ini polisi melakukan penyelidikan.
Untuk RH mengalami luka lebam di bagian tangan. Namun belum pasti lebam itu karena dianiaya atau saat kabur terjatuh. Kini visum pun dilakukan.
“Rencananya unit PPA Satreskrim Polresta Malang Kota akan memeriksa dan meminta keterangan dari kelima teman RH. Selain itu, juga akan berkoordinasi dengan BP2MI untuk memeriksa pihak perusahaan PT CKS,” jelasnya. (bob)








