Kota Malang, Blok-a.com – Banjir kembali terjadi sejumlah titik di Kota Malang akibat hujan dengan intensitas yang mengguyur pada Sabtu (14/3/2026) sore. Berdasarkan pantauan blok-a.com, genangan air terlihat di beberapa ruas jalan utama, seperti Jalan Letjen Sutoyo, Jalan Kedawung, Jalan Soekarno Hatta, hingga Jalan A. Yani.
Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah berada di permukiman warga Plaosan RT 1 RW 9, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing. Air mulai masuk ke rumah-rumah warga sekitar pukul 15.00 WIB setelah sungai kecil di kawasan tersebut meluap.
Wulan, salah satu warga setempat, mengatakan hujan deras mulai turun sekitar pukul 14.30 WIB hingga menyebabkan air meluap dengan cepat ke permukiman.
“Mulai hujan deras sekitar jam setengah tiga atau jam tiga sore, air dari sungai kecil ini langsung meluap dan masuk ke dalam rumah,” ujarnya.
Ia menyebut ketinggian air di dalam rumah mencapai sebetis orang dewasa, sementara di area jalan ketinggian air mencapai sekitar lutut.
“Ketinggiannya sekitar selutut kalau ukuran saya. Kasur dan rak lemari baju kena air, sudah basah semua. Barang-barang elektronik syukur sekali sudah dipindah ke atas,” tambahnya.
Menurut Wulan, kawasan tersebut memang kerap terdampak banjir saat hujan deras turun dalam waktu lama. Namun, banjir kali ini disebut lebih parah dibanding kejadian sebelumnya.
“Memang tiap hujan deras sering banjir, tapi untuk hari ini memang terasa lebih parah dari yang kemarin-kemarin,” pungkasnya.
Sementara itu, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan. Puluhan rumah warga di kawasan tersebut dilaporkan terdampak genangan air, bahkan beberapa di antaranya mencapai ketinggian hingga pinggang.
Kalaksa BPBD Kota Malang, Prayitno, mengatakan hujan deras yang terjadi selama sekitar dua jam. Menyebabkan debit air di saluran drainase dan sungai meningkat hingga meluap ke jalan dan permukiman warga.
“Hujan intensitas lebat memicu meningkatnya debit air pada drainase dan sungai di beberapa wilayah Kota Malang hingga terjadi luapan ke jalan maupun pemukiman warga mulai pukul 14:16 WIB. Berdasarkan pantauan Pusdalops, terdapat 21 titik mengalami banjir,” pungkas Prayitno. (yog/ova)







