Kota Malang, blok-a.com – Korban kecelakaan (laka) di Jalan Tumenggung Suryo depan Toko Sarjana Kecamatan Blimbing Kota Malang, pada Selasa (24/9/2024) malam ternyata salah satu pemain basket di Honda DBL with Kopi Good Day 2024 East Java-South.
Korban Laka itu diketahui bernama Daiva Aqmarina (18) merupakan pelajar SMAN 1 Kota Malang dan bertempat tinggal di Jalan Urip Sumoharjo G-56 Kelurahan Kesatrian Kecamatan Blimbing Kota Malang.
Meninggalnya Daiva menjadi duka dan kehilangan mendalam untuk seluruh pemain basket DBL Malang. Terutama untuk pemain DBL Malang musim ini. Terlebih, sebelum berpulang, Daiva sempat menghabiskan waktu-waktu terakhirnya tribun di DBL Malang.
Daiva dikenal oleh sahabatnya Kapten Tim SMAN 1 Malang di DBL Tanisha Vania sebagai anak yang periang tidak pernah mengeluh. Mereka kerap menghabiskan waktu bersama. Keduanya saling kenal sejak pertama kali masuk SMAN 1 Malang.
“Di event DBL Malang ini saya berkesempatan untuk mengurus berkas dengan Daiva. Bolak-balik bareng, saling bantu, dan dia banyak bantu saya selama proses pendaftaran di DBL Malang. Hampir setengah dari kegiatan saya selalu bertemu dengan dia,” kenang Tanisha.
Berita sebelumnya, peristiwa kecelakaan yang membawa korban jiwa diketahui sekitar pukul 21.36 WIB, Selasa (24/9/2024) dan dilaporkan sekitar pukul 00.20 WIB, Rabu (25/9/2024) dini hariz
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota Iptu M Isrofi mengatakan, untuk identitas pengendara Honda Scoopy N 3198 ACW diketahui bernama Daiva Aqmarina (18) dan yang dibonceng bernama N Salsabila (17) semuanya warga Jalan Urip Sumoharjo G-56 Kelurahsn Kesatrian Kecamatan Blimbing Kota Malang.
“Untuk identitas pengendara Truk muatan tebu diketahui bernama M S Fahruroji (35) asal Dusun Jemunang , Desa Pandanrejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang,” ujar Iptu M Isrofi, Rabu (25/9/2024).
Terkait kronologi kejadian kata Isrofi, berawal saat truk muatan tebu dengan nopol N 7720 UQ
yang dikemudikan Fahruroji yang melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang.
Kemudian mendahului dari kanan sebuah kendaraan truck yang berjalan searah di depannya sehingga melebihi garis marka tengah jalan raya.
“Bersamaan dengan itu melaju kendaraan Honda Scoopy berboncengan dari arah berlawanan dengan kecepatan sedang,” imbuh Iptu Isrofi.
Karena jarak sudah dekat, pengendara Honda Scoopy berboncengan tertabrak truk muatan tebu cukup keras.
“Akibatnya pengendara Honda Scoopy mengalami tangan kanan sobek, kepala sobek dan meninggal dunia dilokasi. Sedangkan yang dibonceng Honda Scoopy mengalami luka
kepala lecet, bibir lecet, bahu memar, kedua kaki bengkak,” jelasnya.
Jenasah pengendara Honda Scoopy dievakuasi ke kamar jenasah RSSA Kota Malang untuk dimitakan Visum. (ags/bob)








