Mafest Vol. 3 Batal, Mantan Partner Promotor Angkat Bicara

Duduk Perkara Konser Bermasalah di Kota Malang Mafest Vol 3, Penonton Minta Refund
Duduk Perkara Konser Bermasalah di Kota Malang Mafest Vol 3, Penonton Minta Refund

Kota Malang, blok-a.com – Baru-baru ini sejumlah pecinta musik di Kota Malang dikecewakan atas batalnya event bertajuk Mafest Vol. 3. Acara musik yang digadang-gadang akan menampilkan beberapa musisi kelas atas nasional itu gagal dilaksanakan.

Terkait batalnya festival musik tersebut, salah seorang mantan partner dari promotor event Mafest Vol. 3 pun angkat bicara.

Praktisi acara yang meminta untuk disebut sebagai Darman itu mengatakan. Bahwa sebenarnya ia sempat memiliki firasat jika Mafest Vol. 3 ini berakhir dengan sebuah polemik.

“Saya sudah kapok dua kali bekerja sama dengan promotor Mafest itu, karena event-event sebelumnya, di mana kami bekerja sama dua-duanya ruwet,” kata Darman.

Darman mengatakan bahwa sebelumnya dia pernah bekerja sama dengan promotor Mafest di dua kesempatan berbeda. Di antaranya Outfest yang diselenggarakan pada tahun 2022, serta Mafest Vol. 2 akhir 2023 lalu.

Darman juga mengatakan bahwa dia sempat mengalami masalah pembayaran saat berkerja sama dalam event Outfest. Meski begitu, akhirnya masalah tersebut bisa terselesaikan.

Sementara dalam event Mafest Vol. 2, ia tidak mengalami masalah dalam hal keuangan.

Akan tetapi, ia mendapat keluhan dari banyak pihak lain yang juga bekerjasama dengan promotor Mafest Vol. 2. Keluhan mereka berkutat pada masalah seperti yang dialami Darman pada event Outfest 2022, yakni pelunasan yang tertunda.

“Outfest itu butuh waktu setahun lebih untuk lunas. Sementara Mafest Vol. 2 benar saya dapat pembayaran penuh, tapi saya digeruduk teman-teman lain yang belum menerima hak mereka. ‘Kok bisa mas, sampeyan dapat pembayaran’,” cerita Darman.

Menurut Darman, dampak dari permasalahan pada kedua event yang lalu itu. Akhirnya promotor Outfest dan Mafest dimasukkan daftar hitam oleh beberapa venue di Kota Malang.

Satu hal lain yang juga menjadi perhatian Darman adalah, walau Mafest Vol. 3 sudah gagal. Tapi gelaran Mafest Vol. 4 yang akan dilaksanakan di Surabaya bulan Mei nanti masih terjadwal akan dilaksanakan.

“Padahal yang volume 3 saja gagal. Kenapa tidak ada informasi bahwa yang Volume 4 dibatalkan atau ditunda. Kan lebih baik tuntaskan dulu tanggung jawa dulu ke pihak-pihak yang dirugikan,” katanya.

Darman mengatakan bahwa kegagalan Mafest Vol. 3 ini bisa berdampak besar dalam aktivitas event-event di Kota Malang, terutama dalam penjualan tiket presale. Bahkan risiko terbesarnya, akan banyak event-event yang gagal dilaksanakan karena cash flow mereka terganggu.

“Akhirnya banyak yang takut membeli presale dan membeli tiket di acara langsung saja. Dampaknya kan cash flow promotor-promotor lain di Kota Malang yang banyak mengandalkan penjualan tiket presale terganggu semua,” terangnya. (art)