Panther Tabrak Motor di Jalibar Malang, Satu Korban Tewas Seketika

Evakuasi korban kecelakaan Jalibar, di Desa Mojosari, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (14/9/2024) siang.
Evakuasi korban kecelakaan Jalibar, di Desa Mojosari, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (14/9/2024) siang.

Kabupaten Malang, blok-a.com – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Ir. Soekarno (Jalibar), Desa Mojosari, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, tepatnya di KM 108-109 (Surabaya – Blitar) Sabtu (14/9/2024) siang.

Insiden tersebut melibatkan sebuah mobil Isuzu Panther dengan sepeda motor Honda Beat yang berboncengan. Satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Malang, Ipda Joko Taruna, mengungkapkan bahwa korban tewas adalah B (13), seorang penumpang motor asal Desa Kranggan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.

Korban mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal di tempat. Jenazahnya kemudian dievakuasi ke RSUD Kepanjen untuk keperluan visum.

“Korban mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi. Jenazah korban dievakuasi ke RSUD Kepanjen untuk dimitakan visum,” ujar Joko kepada media, Sabtu (14/9/2024).

Sementara itu, pengendara motor Honda Beat E (14), warga Desa Karangpandan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, mengalami luka lecet di wajah dan mendapatkan perawatan di Puskesmas Pakisaji.

Menurut keterangan Ipda Joko, kecelakaan bermula ketika motor Honda Beat yang dikemudikan Elvi melaju dari arah utara ke selatan di jalur kiri.

Sesampainya di lokasi kejadian, motor tersebut hendak berbelok ke kanan untuk melakukan putar balik ke arah utara.

Namun, dari arah yang sama, sebuah mobil Isuzu Panther N-1142-AS yang dikendarai Anton Pribadi (32), warga Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, melaju di jalur kanan.

“Karena jarak yang terlalu dekat dan pengendara motor tidak memperhatikan kendaraan lain saat berbelok, terjadilah tabrakan di bagian belakang dengan cukup keras,” jelas Ipda Joko.

Kedua kendaraan mengalami kerusakan, dan petugas Unit Gakkum Satlantas Kepanjen telah mengamankan mobil serta motor tersebut sebagai barang bukti untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

“Seluruh barang bukti sudah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Ipda Joko.(ags/lio)