Pria di Pakis Malang Acungkan Clurit di Tengah Jalan Depan Pasar Besar Kota Malang

Pria di Pakis Malang Acungkan Clurit di Tengah Jalan Depan Pasar Besar Kota Malang
Pria di Pakis Malang Acungkan Clurit di Tengah Jalan Depan Pasar Besar Kota Malang

Kota Malang, blok-a.com – Warga sekitar jalan raya depan Pasar Besar (Matahari) Kota Malang digegerkan adanya seorang pria berusia sekitar 47 tahun mengacungkan senjata tajam berupa celurit ditengah jalan.

Peristiwa ini diketahui pada Sabtu ( 20/1/2024 ) sekitar pukul 16.05 Wib . Dan pria yang diduga ODGJ yang berinisial S warga Kecamatan Pakis Kabupaten Malang , dengan memakai pria mengenakan kaus oblong dengan celana pendek berwarna abu-abu gelap .

Aparat kepolisian bersama relawan yang menerima laporan warga kemudian bergegas mendatangi lokasi. Akses jalan menuju depan Pasar Besar Malang pun ditutup untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan.

Upaya petugas mengamankan pria tersebut akhirnya membuahkan hasil. Bermodal peralatan khusus, petugas dan relawan dapat mengamankan pria itu.

“Sudah diamankan bersama relawan tadi, prosesnya hampir 30 menit,” ujar Kapolsek Klojen Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto , saat dikonfirmasi blok a com , Senin ( 22/1/2024 ).

Dikatakan Syabain ,pihaknya menggunakan alat khusus yang memang didesain untuk mengamankan seseorang yang bisa mengancam jiwa. Berkat alat tersebut, pria membawa celurit itu kemudian bisa diamankan.

“Kami pakai alat khusus, karena yang dihadapi membawa senjata tajam. Demi keselamatan jiwa, anggota membawa alat khusus untuk mengamankan,” jelasnya .

Ditambahkan Syabain , bahwa diduga ODGJ tersebut memang dikenal kambuhan. Diketahui, diduga ODGJ itu merupakan warga Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

“Memang itu kambuhan (sakitnya), saat di Pasar Besar tadi masyarakat tahu kemudian anggota dari Polsek Klojen datang untuk mengamankan.” kata Syabain.

Syabain menegaskan bahwa pria tersebut hanya mengacungkan celurit ketika melintas depan Pasar Besar Malang. Kondisi jalan raya yang sempat ramai oleh kendaraan.

“Bukan mengamuk tadi, hanya mengacungkan celurit. Kalau mengamuk ada yang dituju, tadi tidak. Dia di tengah jalan saja, mengacungkan celurit. Kemudian rekan-rekan relawan, anggota yang patroli segera mengamankan,” tegasnya.

Saat ini diduga ODGJ itu dievakuasi ke Rumah Sakit dr Saiful Anwar Malang. “Pihak keluarga juga sudah dipanggil ke RSSA,” tukas Syabain.