Satpol PP Kota Malang Razia PKL di 4 Titik, Tidak Semua Gerobak Diangkut

Satpol PP Kota Malang Razia PKL di 4 Titik, Tidak Semua Gerobak Diangkut
Satpol PP Kota Malang Razia PKL di 4 Titik, Tidak Semua Gerobak Diangkut

Kota Malang, blok-a.com – Satpol PP Kota Malang kembali razia Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Malang. Kali ini ada empat titik yang jadi sasaran razia tersebut, Selasa (28/5/2024).

4 titik yang jadi razia PKL Satpol PP Kota Malang itu ialah di jalan Gajahmada, Jalan Mayjen Wiyono atau sekitaran SPBU SKI, Jalan Surabaya dan di Jalan Jakarta.

“Kegiatan penertipan para PKL ini dilakukan di 4 titik. Penertipan ini dikhususkan kepada para PKL yang berjualan di dekat intasi militer contohnya dikawasan Jalan Mayjen Wiyono dekat SPBU SKI serta di dekat areal sekolah maupun kampus di jalan Surabaya maupun di jajan Jakarta l. Dan mereka semuanya berjualan di tempat tempat yang ada tanda larangannya untuk tidak berjualan,” ujar Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Kota Malang, Mustaqim Jaya kepada awak media, Selasa (28/5/2024).

Dikatakan Mustaqim, dalam giat razia PKL ini tidak semua gerobak diangkut oleh petugas. Karena tempat penyimpanan di kantor Satpol PP Kota Malang sudah penuh. Alhasil petugas hanya mengakut peralatan jualan para PKL tersebut.

“Jadi yang diangkut seperti tabung LPG melon , tutup dadang bakso, centong, gelas dan para PKL yang terkena razia dimintai KTP untuk nantinya mengikuti sidang tipiring,” bebernya.

Ditambahkan Mustaqim, pihak Satpol PP mengarahkan para PKL untuk berjualan di tempat yang tidak dilarang.

“Satpol PP menindak tegas PKL yang sudah berulangkali tertangkap, dengan harapan ada keputusan pengadilan untuk menahannya dalam waktu tertentu agar memberikan efek jera” imbuh Mustaqim.

Selain itu, Satpol PP menyarankan PKL untuk bertanya kepada dinas terkait tempat-tempat yang diperbolehkan untuk berjualan.

“Silahkan para PKL menanyakan ke dinas terkait tempat tempat mana yang boleh untuk jualan. Dan pihak Satpol PP hanya melaksanakan Perda razia ini. Kalau tidak melanggar ya tetap kami biarkan dan tidak kami razia,” pungkasnya.

Sementara Hari pedagang sate telor asal Jalan Talun Es Kecamatan Klojen Kota Malang mengatakan kalau dirinya sudah menyadari kalau jualan ditempat dilarang untuk jualan akan di razia Satpol PP. Namun dirinya mewakili para PKL di kawasan Jalan Surabaya maupun Jakarta ajar difasilitasi tempat berjualan yang tidak melanggar.

“Mungkin para PKL didata dan diberikan tempat berjualan yang tidak ada tanda larangannya. Sebab, kami berjualan di Jalan Jakarta sudah hampir 7 tahun. Baru kali ini terkena razia,” tandasnya.

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?