Kabupaten Malang, blok-a.com – Perkembangan penanganan perkara laka kerja yang menyebabkan karyawan bengkel las di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang pada tewas pada Sabtu (22/6/2024) memasuki babak baru.
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat mengungkapkan, bahwa kasus tersebut telah diangkat dari penyelidikan menjadi penyidikan.
“Jadi perkara ini sudah kita tingkatkan statusnya ke penyidikan. Artinya penyidik menilai, mengkonstruksikan temuan-temuan fakta penyelidikan bahwa ini ada peristiwa pidananya,” kata Gandha saat ditemui di Polres Malang, Selasa (25/6/2024).
Sejumlah saksi telah diperiksa, diantaranya yakni dari karyawan lainnya di bengkel serta beberapa dari kelurga korban.
“Sampai saat ini sejumlah tujuh orang saksi. dari pekerja CV tersebut itu ada empat dan tiga orang saksi dari keluarga korban,” imbuhnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, seperti dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan barang bukti serta keterangan sejumlah saksi, menyimpulkan bahwa perkara ini sudah dalam tahap penyidikan.
“Tindak lanjut kami berkordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Provinsi Jawa Timur. Nanti kita akan agendakan pemeriksaan dari saksi dari ahli Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3),” terangnya.
Disinggung terkait kelalaian dalam perkara yang menewaskan satu perkerja itu, ia belum dapat memastikan hal tersebut. Ia mengatakan proses penyidikan masih terus dilakukan.
“Masih didalami, yang jelas perkara kecelakaan merja yang terjadi di Pakisaji ini sudah kita tetapkan dalam proses penyidikan,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Satuki (70), warga Dusun Tenggulun, Desa Mendalanwangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang jadi korban laka kerja. Dia tewas usai diduga tersangkut mesin bubut saat berkerja di salah satu perusahaan di wilayah Kabupaten Malang, pada Sabtu (22/6/2024).
Kapolsek Pakisaji, AKP Iman Teguh Sugiarto menerangkan, Satuki berkerja di CV Citra Manunggal, Jalan Raya Kebonagung No.157 Dusun Karangsono, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. (ptu)








