Kabupaten Malang, blok-a.com – Calon Presiden (Capres) nomor urut 03 Ganjar Pranowo sowan ke kediaman kiai di Ponpes Babussalam Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, yakni KH Thoriq Bin Ziyad.
KH Thoriq Bin Ziyad sendiri merupakan kiai sekaligus Caleg DPR RI Dapil Malang Raya dari Partai Demokrat. Partai Demokrat sendiri seperti diketahui tidak satu koalisi dengan PDIP di Pemilu 2024 ini.
Meskipun berbeda, Ganjar mengaku, kedatangannya sowan ke kediaman Kiai Thoriq di Malang ini bertujuan untuk menjaga hubungan antar sesama kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
“Gus Thoriq sama saya sama-sama dari GMNI dan beliau sekarang menjadi Kiai saya menjadi capres, kami sama-sama generasi muda yang pda jamannya saat itu,” ujar Ganjar saat ditemui di Ponpes Babussalam, Selasa (30/1/2024).
Ganjar juga menambahkan tidak mempermasalahkan bahwa kawan lamanya itu berbeda partai dengannya tersebut. Sebab, yang menjadi perhatiannya adalah sama-sama dari kader GMNI.
“Sama-sama anak bangsa masak bermasalah, apalagi dalam kontestasi. Wong kontestasi lima tahunan kan juga berulang to, masak kita tidak bisa mempersatukan,” tegasnya.
Selain silaturahmi, Ganjar juga mengatakan, kedatangannya ke kediaman calon DPR RI Dapil 5 dari Partai Demokrat itu untuk berbincang terkait berbangsa dan bernegara.
Dia menilai pemikiran dari Kiai Thoriq cerdik. Khususnya pemikiran-pemikiran soal keagamaan. Ganjar pun mencontohkan pemikiran Gus Thoriq soal keagamaan itu terbukti dengan lahirnya hari santri
“Pikiran-pikiran beliau sangat cerdik, bahkan tidak banyak orang tau ternyata diskusi awal hari santri itu ditempat beliau,” katanya.
Dia juga gayeng saat berdiskusi dan berbincang dengan Kiai Thoriq. Banyak gagasan-gagasan disampaikan Kiai Thoriq ke Ganjar. Gagasan-gagasan itu cocok bagi Capres nomor urut 03 itu.
“Karena kami dari guru yang sama, setidak-tidaknya pemikiran platform ideologisnya sama rasa-rasanya juga gampang. Saya senang sekali beliau punya gagasan-gagasan yang tadi disampaikan kepada saya,” bebernya.
Ganjar pun berharap, nantinya jika sama-sama terpilih sebagai presiden ataupun anggota DPR RI bisa bekerjasama dengan Kiai Thoriq dan amanah.
“Mudah-mudahan kalau amanah itu diberikan kami akan lebih banyak bekerjasama,” pungkasnya. (ptu/bob)








