Masa Pendaftaran Calon Kepala Daerah Makin Dekat, KPU Kota Malang Gelar Sosialisasi PKPU

KPU Kota Malang gelar sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) di Hotel Savana Malang, Senin (22/7/2024) - (Satria Akbar Sigit/blok-a.com)
KPU Kota Malang gelar sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) di Hotel Savana Malang, Senin (22/7/2024) - (Satria Akbar Sigit/blok-a.com)

Kota Malang, blok-a.com – Masa pendaftaran pasangan calon kepala daerah dalam Pilkada 2024 sudah semakin dekat. Rencananya, masa pendaftaran akan dibuka pada tanggal 27-29 Agustus 2024.

Oleh karena itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menggelar sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) di Hotel Savana Malang, pada hari Senin (22/7/2024).

Fokus kegiatan kali ini berkutat pada PKPU Nomor 8 Tahun 2024 tentang pencalonan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota.

Kegiatan ini tampak dihadiri oleh para tim pengusung calon kepala daerah dan perwakilan partai politik yang ada di Kota Malang.

Sosialisasi PKPU ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait prosedur, persyaratan, dan hal-hal yang perlu diperhatikan oleh masyarakat umum. Terutama calon partai pengusung dan tim sukses calon-calon kepala daerah yang akan turun di Pilkada 2024 nanti.

“Dalam sosialisasi kali ini ada tiga jenis kegiatan KPU Kota Malang yaitu perihal calon perseorangan, calon mantan narapidana, serta yang paling sederhana calon yang diusung oleh partai tanpa kontroversi,” terang Muhamad Toyib, Ketua KPU Kota Malang.

Sosialisasi ini dinilai penting untuk dilakukan karena Kota Malang termasuk dalam kategori kota yang rawan.

“Kota Malang ini dari pantauan radar Bawaslu Republik Indonesia termasuk dalam radar Kota Rawan,” terang Toyib.

Selain untuk mensosialisasikan hal-hal terkait pencalonan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota. Kesempatan ini juga dirangkap sebagai perkenalan komisioner KPU Kota Malang yang baru.

Komisioner KPU yang terpilih dan dilantik pada tanggal 12 Juni 2024 lalu, antara lain Muhammad Toyib sebagai Ketua, Kostantinus Naranlele sebagai Divisi Hukum dan Pengawasan, Nur El Fathi sebagai Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Ali Akbar sebagai Divisi Teknis Penyelenggaraan, dan Fitria Yuliani sebagai Divisi Sosdiklih Parmas.

“Karena sejak dilantik, baru pertama kali ini kita bisa berkumpul bersama untuk bersilaturahmi. Dengan begini bisa sekaligus, karena kalau kita kunjungi dari partai ke partai satu per satu, dan media ke media satu per satu akan membutuhkan waktu yang sangat banyak,” terang Toyib. (art/gni)