Kabupaten Malang, Blok-a.com – Arema FC memastikan tetap mempercayakan posisi pelatih kepala kepada Marcos Santos untuk mengarungi kompetisi Super League 2026/2027. Manajemen Singo Edan juga memperpanjang masa kerja asisten pelatih Andre Caldas untuk satu musim mendatang.
Keputusan tersebut diambil setelah manajemen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perjalanan tim sepanjang musim 2025/2026. Hasil penilaian menunjukkan program yang dijalankan tim pelatih dinilai layak diteruskan. Guna menjaga konsistensi pembangunan tim, sekaligus menatap target yang lebih tinggi pada musim mendatang.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengatakan manajemen telah sepakat melanjutkan kerja sama dengan Marcos Santos dan Andre Caldas untuk musim 2026/2027.
“Kami memutuskan untuk mempertahankan Coach Marcos Santos sebagai pelatih kepala dan Coach Andre Caldas sebagai asisten pelatih untuk musim 2026/2027. Kami melihat ada fondasi yang sudah dibangun dan perlu dilanjutkan agar proses pengembangan tim berjalan lebih baik,” ujar Yusrinal.
Menurutnya, salah satu faktor utama yang menjadi pertimbangan adalah kemampuan Marcos Santos dalam menjaga keharmonisan tim dan membangun lingkungan kerja yang positif di dalam skuad.
“Coach Marcos berhasil mengayomi pemain dan menjaga suasana tim tetap kondusif. Selama musim berjalan kami tidak menemukan persoalan internal yang mengganggu tim. Itu menjadi salah satu nilai penting dalam evaluasi kami,” katanya.
Selain aspek manajerial, manajemen juga menilai keberhasilan pelatih asal Brasil tersebut dalam menuntaskan kompetisi bersama Arema FC menjadi catatan positif. Dalam beberapa musim terakhir, Arema FC kerap melakukan pergantian pelatih sebelum kompetisi berakhir.
Karena itu, kesinambungan program menjadi salah satu alasan utama manajemen kembali memberikan kepercayaan kepada Marcos Santos.
“Selama beberapa musim terakhir kami cukup sering berganti pelatih. Coach Marcos mampu menyelesaikan musim dan menunjukkan bahwa program yang dijalankannya bisa berjalan dengan baik. Kami merasa dia layak mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pekerjaannya,” tambah Yusrinal.
Tak hanya bertugas di lapangan, Marcos Santos juga disebut aktif terlibat dalam proses penyusunan komposisi pemain untuk musim depan. Pengalamannya selama satu musim di Indonesia dinilai membantu manajemen dalam menentukan kebutuhan skuad.
“Dia sudah memahami kompetisi Indonesia, karakter pemain dan kebutuhan tim. Bahkan dia ikut membantu proses pencarian pemain untuk musim depan. Itu menjadi salah satu pertimbangan kami untuk melanjutkan kerja sama,” jelasnya.
Dengan kepastian bertahannya Marcos Santos dan Andre Caldas, manajemen kini memusatkan perhatian pada proses pembentukan tim untuk menghadapi Super League 2026/2027.
“Arema FC berharap keberlanjutan tim kepelatihan dapat menjadi modal penting untuk meningkatkan performa tim dan membawa Singo Edan kembali bersaing di papan atas klasemen musim depan,”pungkasnya. (yog)








