Usai Mberot, Truk Rombongan Bantengan Putra Rejosari Masuk Jurang Perbatasan Pasuruan-Malang

Usai Mberot, Truk Rombongan Bantengan Putra Rejosari Masuk Jurang Perbatasan Pasuruan-Malang
Truk rombongan bantengan asal Malang yang terguling usai masuk jurang di daerah perbatasan Malang-Pasuruan (dok. Warga for blok-a)

Kabupaten Malang, blok-a.comKecelakaan melibatkan truk rombongan Grup Bantengan atau Mberot Putra Rejosari asal Desa Jabung Kecamatan Jabung Kabupaten Malang.

Truk rombongan grup Bantengan atau Mberot asal Malang itu mengalami kecelakaan di lintas Pasuruan-Malang pada Sabtu (24/2/2024) tengah malam. Truk tersebut masuk jurang.

Didik warga setempat menjelaskan, kecelakaan ini berawal saat Grup Bantengan Putra Rejosari usai menggelar acara Mberot di daerh Tutur, Kabupaten Pasuruan.

Seusai Mberot, rombongan truk itu pulang dan melintasi jalur Tunggangan atau lintas Pasuruan-Malang. Saat itu tiba-tiba kabut turun dan menganggu pandangan sang sopir truk. Tiba-tiba truk langsung terperosok ke dalam jurang hingga terguling.

“Saat dipuncaknya tiba tiba kabut turun dan menganggu pandangan . Dan tiba tiba truk ini langsung melorot ke kedalam jurang hingga terguling,” kata Didik kepada awak media, Minggu (25/2/2024).

Akibat kejadian itu dikabarkan bahwa ada satu balita meninggal di lokasi dan satu anak berusia 8 tahun meninggal dunia dalam perawatan dan puluhan lainnya alami luka-luka.

‘”Dalam peristiwa ini satu anak balita meninggal dunia di lokasi
satu orang berusia 8 tahun meninggal dunia dalam perawatan dan puluhan mengalami luka luka,” sambungnya.

Ditambahkan Didik, kalau lokasi kejadian ini masuk wilayah Dusun Umbud Legi, Desa Tlogosari, Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan,

“Perbatasan dengan Dusun Umbud Legi Desa Taji Kecamatan Jabung Kabupaten Malang . Namun saya ngak paham apakah ini wewenang pihak Polsek Tutur atau Polsek Jabung,” pungkasnya .

Hingga berita ini dituliskan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat terkait kecelakaan di lintas Tunggangan. (ags/bob)