PKL Liar Bikin Rusuh Alun-Alun Merdeka, Ini Kata Pemkot Malang

PKL Liar Bikin Rusuh Alun-Alun Merdeka, Ini Kata Pemkot Malang
PKL Liar Bikin Rusuh Alun-Alun Merdeka, Ini Kata Pemkot Malang

Kota Malang, blok-a.com – Baru-baru ini muncul sebuah unggahan di media sosial X tentang kondisi Alun-Alun Merdeka Kota Malang. Unggahan dari akun @Helgaindra ini menunjukkan kondisi Alun-Alun Merdeka yang penuh pengunjung.

Tapi bukan itu yang dikeluhkan, karena di sela-sela ramainya pengunjung itu dapat terlihat banyak pedagang kaki lima (PKL) yang memasuki area taman Alun-Alun dan banyak pula sampah yang berserakan.

“Buset, ini seriusan alun-alun Kota Malang ngebolehin pedagang asongan dan pengamen masuk? Berasa balik ke jaman dulu yaampun, sampah dimana-mana,” keluh @Helgaindra dalam unggahan tersebut.

Unggahan ini mendapatkan sejumlah respon yang mengamini bahwa para PKL memang sering kali secara tiba-tiba masuk ke area Alun-Alun Merdeka.

Saat mendapatkan laporan terkait hal ini, Pj Walikota Malang Wahyu Hidayat mengatakan bahwa permasalahan PKL yang sesuka hati berkeliaran di wilayah Alun-Alun tersebut akhir-akkhir ini juga terjadi di wilayah Kayutangan Heritage.

“Masalah itu kan tidak terkait dengan adanya Alun-Alun saja, tapi juga dengan Kayutangan Heritage, kita akan coba untuk lebih tertibkan. Nah, itu kan mereka mengganggu,” terangnya.

Memang pelarangan dan penertiban sempat digalakkan, namun seiring waktu para PKL menemukan celahnya. Oleh karena itu, Wahyu mengatakan Pemkot Malang akan berusaha lebih mengetatkan lagi pengawasan terkait PKL liar ini, terutama di Alun-Alun Merdeka.

“Pada awalnya itu memang kita larang tapi tetap masih ada. Mungkin nanti kita coba dengan alun-alun Merdeka ini bisa lebih mengantisipasi adanya PKL yang bisa masuk ke area itu,” terang mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang itu.

Terkait pengawasan, Wahyu mengatakan bahwa pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sudah dengan rutin melakukan Razia dan pengawasan baik di wilayah Kayutangan Herritage maupun Alun-Alun Merdeka.

Namun, seperti yang telah dijelaskan di atas, para PKL seiring waktu bisa menemukan celah untuk menyusup ke area tersebut. Tapi saat petugas terlihat beroperasi, mereka akan kabur sehingga tidak bisa ditindak di tempat.

“Kalau dari Satpol PP sudah rutin, tapi kadang kala kan memang mereka masuknya itu di sela-sela kelengahan petugas satpol,” Jelasnya.