Kota Malang, blok-a.com – Pada era digital saat ini, hampir semua orang menggunakan teknologi setiap hari nya. Begitupun juga dengan transaksi jual beli, juga tidak terlepas dari pengaruh teknologi saat ini. Atau lebih dikenal dengan bisnis online.
Namun, bisnis online tersebut tidak akan bisa sukses jika tidak dibarengi dengan jasa ekspedisi yang mumpuni. Peran besar ekspedisi dalam menjadi mitra pengiriman dari para pelaku bisnis online ini.
Hal tersebut dibenarkan oleh Sulikah Handayani, Owner dari Lika Suvenir yang memproduksi boneka custom tersebut. Dia mengaku telah membuka usaha nya sejak tahun 2018.
Usaha yang dibangun mulai nol tersebut perlahan mulai mendapatkan respon dari masyarakat. Pesanan produk tersebut terus meningkat.
“Setelah itu, tiba tiba banyak yang order. Kapasitas produksi yang biasanya 100 boneka sebulan tiba tiba mendapat order 1.000 produk,” ucapnya mengenang awal mula merintis usaha.
Perempuan yang akrab disapa Lika tersebut itu mengaku sudah menggunakan jasa ekspedisi JNE untuk mengirimkan produknya. Orderan produk Lika ini yang terus meningkat ditangkap oleh JNE sebagai UMKM yang potensial.
Saat itu pihak JNE menawarkan untuk pembayaran bisa dilakukan setiap bulan di akhir bulan. Kesempatan tersebut tidak di sia-sia kan Lika.
“Jadi di 2018 itu, biaya pengiriman sekitar Rp 3 juta per bulan. Kan ternyata lumayan buat modal pengembangan usaha,” ujarnya.
Dari situlah awal kerja sama Lika dengan pihak JNE dimulai, Ia merasa mendapatkan keistimewaan sebagai mitra dan juga pelatihan dan pengembangan usaha akses VIP.
Puncak nya, Lika mendapatkan tender produksi boneka untuk Porprov Kalimantan IX. Yang memang mengutamakan produk UMKM rumahan.
Head Of Media Communication JNE, Kurnia Nugraha membenarkan bahwa memang Lika menjadi salah satu inspiratif dalam pelaku UMKM yang sudah digandeng JNE pada tahun 2018. Pihaknya terus mendorong UMKM untuk tumbuh bersama.
“Kami memang terus mendorong UMKM untuk tumbuh bersama. JNE sudah bersama Bu Lika sejak 2018,” kata Kurnia.
Branch Business Partner JNE Malang, Windhiarto Yudistiro menambahkan bahwa dari data JNE setiap tahun nya mengalami peningkatan 30 persen untuk pengiriman barang dari UMKM. Hal itu membuktikan pertumbuhan ekonomi di Kota Malang ini mengalami peningkatan.
“Pengiriman dari tahun ke tahun rata rata naik 30 persen. Dari keseluruhan barang yang dikirim, 70 persen lebih merupakan produk UMKM, sisanya korporasi dan perorangan,” bebernya. (bob)








