Kota Malang, blok-a.com – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai memperkuat struktur partai hingga tingkat kampung dan desa di Jawa Timur. Langkah itu ditunjukkan dalam dalam Rapat Koordinasi Wilayah Khusus (Rakorwilsus) DPW PSI Jawa Timur yang digelar di HARRIS Hotel and Conventions, Kota Malang pada Minggu (24/5/2026).
Wakil Ketua Umum DPP PSI, Andy Budiman, mengatakan penguatan struktur menjadi langkah awal PSI untuk memperbesar kekuatan politik di Jawa Timur. Ia menyebut partai harus menguatkan struktur dari tingkat masyarakat desa dan kampung.
“Ini adalah langkah PSI untuk memperkuat kaki-kakinya di Jawa Timur. Partai yang kuat itu harus dimulai dari struktur yang kuat,” kata Andy.
Ia menambahkan, struktur hingga tingkat bawah dibutuhkan agar gagasan partai bisa langsung menyentuh masyarakat.
“Setiap ide dan gagasan harus punya kaki-kaki di bawah dalam bentuk struktur,” ujarnya.
PSI, lanjut Andy, akan membentuk pengurus hingga tingkat desa melalui Dewan Pimpinan Ranting (DPRT). Struktur tersebut nantinya menjadi penghubung antara partai dan masyarakat.
“DPRT nanti akan menjadi telinga kami untuk mendengar keluhan, perhatian, dan kekhawatiran masyarakat,” bebernya.
Dalam kegiatan itu, PSI juga memberangkatkan logistik untuk pengurus tingkat ranting berupa kaos dan bendera partai. Ketua DPW PSI Jawa Timur, Bagus Panuntun, menjelaskan total ada 84.960 kaos dan bendera yang dibagikan untuk pengurus ranting di seluruh Jawa Timur.
“Totalnya seluruh di Jawa Timur 84.960 kaos dan bendera yang nanti diserahkan ke seluruh pengurus,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang sekaligus pengurus PSI Kota Malang, Ali Muthohirin, mengatakan seluruh ranting PSI di Kota Malang telah terbentuk 100 persen.
“Dari 57 ranting, semuanya sudah terbentuk. Rata-rata pengurusnya juga sudah di atas 20 orang,” kata Ali.
Ia menyebut penguatan struktur itu menjadi modal PSI untuk menambah kursi di DPRD Kota Malang pada Pemilu mendatang.
“Kalau target minimal ya satu fraksi. Target idealnya tentu kita ingin lebih,” ujarnya.
Ali menambahkan, penguatan struktur dilakukan hingga tingkat RW dan RT, termasuk persiapan saksi di tiap TPS.
“Dan berjalan juga nanti sampai pembentukan saksi di tiap TPS,” pungkasnya. (yog/bob)








