Showroom Khusus Sepeda Motor Lawas di Malang, Pembelinya Datang dari Berbagai Kota

Dani dan motor bekas Astrea Grand-nya di showroom di Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang
Motor bekas Honda Astrea Grand yang siap dijual Dani di showroom-nya di Karangploso, Kabupaten Malang (blok-a/Bob Bimantara Leander)

Malang, blok-a.com – Jual beli sepeda motor bekas mungkin sudah menjadi usaha yang umum. Namun, berbeda dengan kebanyakan pedagang motor bekas lainnya, Ahmad Dani Hartono justru memilih fokus pada motor lawas, khususnya Honda Astrea Grand.

Melalui usaha bernama Pastilaku.id, pria yang akrab disapa Dani itu menjadikan kecintaannya terhadap motor tua sebagai peluang bisnis yang menjanjikan. Dari sebuah showroom yang berada di kawasan Karangploso, Kabupaten Malang, ia kini mampu menjual puluhan unit Astrea Grand dan juga unit motor lawas lainnya setiap bulannya.

Dani mengaku ketertarikannya terhadap motor lawas sudah muncul sejak masih duduk di bangku SMP. Saat itu, motor-motor tua dinilai memiliki harga yang terjangkau dan perawatan yang sederhana.

“Dari SMP saya memang sudah suka motor tua. Dulu harganya murah dan perawatannya gampang, tinggal ganti oli saja,” kata Dani.

Meski sudah lama menekuni hobinya, Dani baru mulai serius menjalankan bisnis jual beli motor bekas pada tahun 2023. Awalnya ia sempat menjual berbagai jenis motor, mulai dari Kawasaki Ninja hingga Vespa.

Namun setelah melakukan evaluasi penjualan, ia menemukan satu model yang paling banyak diminati pembeli.

“Dulu sempat jual Ninja dan Vespa. Tapi setelah saya lihat pembukuan, yang paling sering keluar itu Astrea Grand. Akhirnya kami fokus mencari dan mengumpulkan Astrea Grand,” ujarnya.

Menurut Dani, Astrea Grand memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya tetap diminati hingga saat ini. Selain harga yang relatif terjangkau, suku cadang motor tersebut masih mudah ditemukan dan biaya perawatannya juga murah.

“Harga mulai Rp4,5 juta sudah bisa dapat Astrea Grand. Sparepart-nya murah dan perawatannya paling mudah dibanding motor tua lainnya,” jelasnya.

Untuk mendapatkan stok motor, Dani mengaku masih berburu di wilayah Malang Raya. Motor-motor tersebut diperoleh dari berbagai sumber, mulai dari tawaran langsung pemilik, pencarian melalui marketplace hingga berburu unit yang ditemuinya di jalan.

“Masih fokus di Malang karena modal juga masih terbatas. Ada yang menawarkan langsung, ada yang dari marketplace, bahkan ada yang kami tawar di jalan,” katanya.

Menariknya, pasar Astrea Grand saat ini justru didominasi kalangan muda. Dani menyebut pembelinya paling banyak berasal dari kalangan pelajar hingga mahasiswa yang tertarik dengan tampilan klasik dan karakter unik motor tersebut.

“Yang paling sering beli itu anak SMP, SMA sampai mahasiswa. Mayoritas memang anak muda,” ungkapnya.

Di showroom Pastilaku.id, harga Astrea Grand yang ditawarkan bervariasi. Untuk kondisi standar, motor dijual mulai Rp4,5 juta. Sementara unit yang telah menjalani restorasi menyeluruh bisa mencapai Rp15,5 juta.

“Harga tertinggi saat ini Rp15,5 juta. Itu sudah full restorasi,” tuturnya.

Showroom Pastilaku.id sendiri berada di Jalan Notojoyo Nomor 112, Kelurahan Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Lokasinya memang berada di dalam gang kecil dan jauh dari kesan showroom kendaraan modern yang berada di pinggir jalan besar.

Namun begitu masuk ke dalam, pengunjung akan disambut puluhan unit Honda Astrea Grand yang berjejer rapi memenuhi ruangan. Mulai unit standar, unit yang masih mempertahankan kondisi orisinal, hingga motor yang sudah direstorasi tampak dipajang berjajar. Pencahayaan yang terang membuat detail setiap motor terlihat jelas. Di salah satu sisi ruangan juga tersedia rak dan etalase berisi berbagai sparepart Astrea Grand yang dapat dibeli untuk kebutuhan perawatan maupun restorasi. Beberapa kursi disiapkan bagi pengunjung yang ingin duduk santai sambil melihat-lihat motor atau berdiskusi soal motor lawas bersama Dani.

Tingginya minat terhadap Astrea Grand juga berdampak pada penjualan di showroom Pastilaku.id. Dalam sebulan, Dani mengaku rata-rata mampu menjual hingga 23 unit motor. Pembelinya tidak hanya berasal dari Malang Raya, tetapi juga datang dari sejumlah daerah di luar kota yang sengaja berburu motor lawas tersebut.

Menurut Dani, salah satu faktor yang membuat Astrea Grand diminati adalah harganya yang masih terjangkau dibandingkan motor hobi lainnya. Dengan modal mulai Rp4,5 juta, pelajar maupun mahasiswa sudah bisa memiliki motor klasik yang tetap nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Selain mengandalkan promosi dari mulut ke mulut, Dani juga aktif memanfaatkan media sosial, khususnya TikTok. Melalui siaran langsung yang rutin dilakukan, ia menampilkan stok motor yang tersedia sekaligus berinteraksi dengan calon pembeli. Strategi tersebut terbukti cukup efektif. Tidak sedikit calon pembeli yang awalnya hanya melihat siaran langsung di TikTok, kemudian datang langsung ke showroom keesokan harinya untuk melihat kondisi motor secara langsung hingga melakukan transaksi.

“Banyak yang tahunya dari live TikTok. Lihat malam hari, besoknya langsung datang ke showroom,” ujarnya.

“Kalau Astrea Grand ini masih banyak yang cari karena harganya terjangkau. Perawatannya juga sederhana, sparepart mudah dicari, dan bensinnya irit. Jadi cocok untuk pelajar, mahasiswa, maupun yang memang suka motor lawas,” tutup Dani. (bob)