Nostalgia, Ini 5 Mainan yang Diburu Anak 90-an Setelah Lebaran Dulu

Tamagotchi, salah satu mainan favorit anak 90-an (istimewa)
Tamagotchi, salah satu mainan favorit anak 90-an (istimewa)

Kota Malang, blok-a.com – Generasi kelahiran 90-an punya segudang kenangan masa kecil yang tak lekang oleh waktu. Salah satunya adalah deretan mainan sederhana namun penuh keseruan, yang kini justru menjadi barang nostalgia bernilai tinggi.

Di tengah gempuran gadget modern, lima mainan ini pernah menjadi primadona dan menghiasi hari-hari anak 90-an, baik di rumah maupun di halaman kampung.

1. Mobil Tamiya : Adu Cepat di Lintasan Rakitan
Mobil Tamiya menjadi simbol kejayaan anak 90-an dalam dunia balap mini. Dirakit sendiri, dimodifikasi dengan berbagai komponen, hingga diadu di lintasan buatan, Tamiya tak sekadar mainan, tapi juga ajang kreativitas dan gengsi.
Tak jarang, anak-anak rela merogoh kocek lebih demi membeli dinamo atau roda berkualitas agar mobilnya melaju paling kencang.

2. Tamagotchi : Peliharaan Digital Pertama
Sebelum era smartphone, anak 90-an sudah lebih dulu mengenal “hewan peliharaan digital” lewat Tamagotchi. Mainan berbentuk kecil ini mengajarkan tanggung jawab, mulai dari memberi makan hingga membersihkan kotoran virtual.
Jika lalai merawat, Tamagotchi bisa “mati”, yang seringkali membuat pemiliknya panik bukan main.

3. Mobil Hot Wheels : Koleksi dan Adu Gaya
Hot Wheels juga menjadi favorit, terutama bagi pecinta mobil-mobilan. Berbeda dengan Tamiya yang fokus pada balapan, Hot Wheels lebih menonjolkan koleksi dan desain.
Lintasan ekstrem dan aksi stunt membuat permainan ini semakin seru, apalagi saat dimainkan bersama teman.

4. Gangsing Modern atau Beyblade : Evolusi permainan tradisional gasing yang menggunakan teknologi, material metal/plastik berkualitas, serta desain atraktif seperti Beyblade, LED, atau UFO otomatis.

Beyblade berasal dari Jepang dan pertama kali diperkenalkan pada akhir 1990-an oleh perusahaan Takara Tomy. Permainan ini terinspirasi dari konsep gasing, tetapi dibalut dalam desain futuristik dan narasi anime. Diluncurkan menggunakan peluncur (launcher) ke dalam arena khusus bernama stadium. Tujuannya adalah menjatuhkan atau menghentikan putaran lawan secepat mungkin

Alat ini populer sebagai mainan anak yang mengasah motorik dan konsentrasi melalui pertarungan atau putaran lama. Selain itu, permaina ini juga sering dijadikan ajang adu lama putaran antar pemain.

5. Yoyo : Trik yang Butuh Ketelatenan
Yoyo sempat menjadi tren besar di era 90-an. Mainan sederhana ini menuntut keterampilan untuk melakukan berbagai trik, mulai dari “walk the dog” hingga “around the world”. Semakin mahir, semakin tinggi pula gengsi di antara teman-teman sebaya.

Kini, lima mainan tersebut tak lagi mendominasi seperti dulu. Namun, kenangan yang ditinggalkan tetap hidup, bahkan sebagian kembali diburu kolektor. Bagi generasi 90-an, mainan ini bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari cerita masa kecil yang sulit tergantikan. (yog/bob)