Belanja di Pasar Besar, Malah Kena Copet Rp 5 Juta Melayang

Kota Malang, blok-a.com – Dugaan aksi pencopetan terjadi di lantai 2 Pasar Besar Kecamatan Klojen Kota Malang.

Dugaan tersebut muncul setelah adanya sebuah video CCTV yang merekam aksi dua terduga pelaku pencopetan di toko pakaian di Pasar Besar tersebut.

Dua pelaku itu adalah seorang ibu-ibu mengenakan jilbab. Mereka terlihat dalam rekaman CCTV itu mencoba mencopet barang milik seorang wanita di Toko Pakaian Alfin Collection.

Diduga aksi pencopetan itu dilakukan pada sekitar pukul 10.00, Minggu (17/3/2024).

Aksi dugaan pencopetan itupun lalu diunggah ke media sosial Facebook dan jadi perbincangan.

Salah satu pengunggah video dugaan pencopetan di Pasar Besar Malang itu adalah akun bernama CivieRa di sebuah komunitas.

“Yang tau orang pakai kerudung warna hitam,tadi siang mengambil uang 5jt lbh dari tas mbak2 gag pakai kerudung, lokasi pasar besar malang toko alfin colection, seng ati2 lurd, kate riyoyo okeh wong peteng,” ungkap CivieRa dalam postingannya.

Sementara itu aksi pencopetan itu terlihat bahwa kedua terduga pelaku melakukan kerjasama mencopet korbannya.

Awalnya satu dari mereka berpura-pura memilih pakaian. Beberapa kali, terduga pelaku melirik korbannya yang saat itu juga sedang memilih pakaian. Posisi korbannya kala itu jongkok dan tasnya berada di belakang badannya.

Sementara temannya yang memakai jilbab coklat bertugas untuk menutupi aksi terduga pelaku yang sibuk mengambil uang milik korban.

Aksi itu ditutupinya dengan baju yang gombrong. Oleh karena itu, saat terduga pelaku mengambil uang, tak ada yang melihat. Bahkan korban pun tidak mengetahui karena tasnya berada di posisi bagian belakang badannya.

“Pada menit ke-36, saat korban posisi jongkok pelaku yang memakai jilbab hitam dengan cepatnya merogoh uang sebesar Rp 5 juta lebih didalam tas korbannya, beber
CivieRa.

Terkait warga mana korbannya,
CivieRa mengatakan kalau korban mengaku warga Desa Wonokerto Kecanatan Bantur Kabupaten Malang yang merupakan ibu dari artis penyanyi dangdut yang terkenal di Malang.

“Tadi sudah arahkan untuk buat laporan ke polisi,” imbuhnya.

Sementara Kapolsek Klojen Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto saat dikonfirmasi awak media mengatakan kalau sampai saat ini pihak Polsek belum menerima laporan terkait aksi dugaan pencopetan di Toko Pakaian pasar Besar Kota Malang.

“Belum ada laporan dari korban pencopetan sampai saat ini,” kata Kompol Syabain pada awak media, Minggu (17/3/2024) malam.

Syabain memberikan imbauan bahwa masyarakat agar lebih hati-hati dan waspada jika membawa uang dan perhiasan saat berbelanja. Dia menyarankan agar barang berharga itu diletakkan di bagian badan yang mudah diawasi.

“Silahkan untuk korban melaporkan ke Polsek Klojen. Ingat kejahatan terjadi karena ada niat dan kesempatan,” pungkasnya. (ags/bob)