Empat Perampok Rumah Rentenir di Kalipare Malang Ditangkap, Tetangga Ada yang Terlibat

Kasatreskrim, AKP Gandha Syah Hidayat saat ditemui di Polres Malang (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat.(blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Polisi berhasil menangkap empat pelaku perampokan yang menimpa seorang perempuan warga Dusun Krajan, Desa Tumpakrejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, pada Senin (22/4/2024). 

Korban RS (43) yang tengah sendirian di rumah dirampok 6 orang pada Jumat (5/4/2024) lalu. 

Wanita yang berprofesi sebagai rentenir tersebut disekap menggunakan lakban di bagian kaki, tangan serta mulut. 

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat menerangkan, dalam aksinya pelaku kemudian mengambil perhiasan dan uang tunia sebanyak Rp55 juta rupiah. 

Usai mengambil sejumlah uang dan juga perhisan, komplotan pelaku tersebut kemudian meninggalkan korban seorang diri. 

“Pelaku sebanyak enam orang diduga membawa mobil. Adapun barang bukti kami temukan berupa lakban warna hitam yang digunakan pelaku menyekap korban,” ujar Gandha, Minggu (21/4/2024)

Lebih lanjut, Gandha membenarkan penangkapan pelaku perampokan tersebut. Ia mengatakan, sementara ini hanya empat pelaku yang berhasil diamankan.

“Empat orang tersangka berhasil kami amankan hari ini,” terang Gandha saat dikonfirmasi, Senin (22/4/2024). 

Sedangkan, dua pelaku lainnya masih dalam daftar pencarian orang (DPO). Keduanya masih terus dilakukan pencarian bersama barang bukti lainnya. 

“Ada dua orang DPO yang masih dalam pencarian kami. Adapun barang bukti yang kita amankan berupa satu unit mobil sigra warna putih. Saat ini masih pencarian barang bukti lainya,” katanya. 

Gandha menambahkan, dari empat pelaku yang berhasil diamankan salah satunya merupakan tetangga korban. Ia yakni S, warga Kalipare, Kabupaten Malang. 

“Tugas S mengamati rumah korban sekaligus memberi informasi ke pelaku lainnya sebelum beraksi,” jelasnya. 

Sementara itu, tiga pelaku lainnya merupakan warga Kabupaten Blitar. Mereka yakni M (43), ES (51) dan KA (43). (ptu/lio)