Kota Batu, blok-a.com – Baru juga diumumkan mendapat surat rekomendasi maju Pemilihan Walikota (Pilwali) Batu oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, Krisdayanti langsung nyatakan mundur dari pencalonannya.
Perlu diketahui, DPP PDI Perjuangan baru umumkan rekomendasi yang jatuh kepada Artis Krisdayanti berpasangan dengan Krisna Dewanata Phrosakh dari Partai NasDem untuk maju Pilwali Batu pada Kamis (22/8/2024) siang.
Kabar Krisdayanti mundur dari pencalonan Pilwalikot Batu diumumkan di Akun Instagram pribadinya, pada Kamis (22/8/2024) malam.
Dalam postingan instastory Instagram @Krisdayantilemos, ia mengungkapkan permohonan maaf yang tertuju kepada seluruh pihak yang mendukungnya. Termasuk Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
“Dengan kerendahan hati Saya Memohon maaf untuk tidak mencalonkan diri Sebagai walikota Batu. Saya sampaikan Permohonan maaf saya sedalam-dalamnya kepada partai PDI Perjuangan, ibu ketua umum dan masyarakat kota Batu,” tulis postingan Insta story pada akun pribadinya, Kamis (22/8/2024) malam.
Kendati demikian, instastory tersebut saat ini telah dihapus dari akun Instagram milik KD sapaan akrabnya. Hingga saat ini pula, pihaknya belum memberikan konfirmasi lebih lanjut.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Punjul Santoso hingga saat ini juga belum dapat dikonfirmasi terkait kepastian mundurnya KD dalam pencalonan Pilwalkot Batu pada 27 November 2024 nanti.
Sementara itu, Sekjen DPC Nasdem Kota Batu, Fariz Antoni mengatakan, hingga saat ini dirinya belum dapat memastikan kabar tersebut. Menurutnya, hal tersebut merupakan ranah dari internal PDI Perjuangan.
“Ya, itu kan yang istilahnya “trouble” ada di pihak PDIP dan Mbak KD. Biar mbak KD dan PDIP nanti yang memberikan semua statement terkait unggahan instagramnya itu,” kata Faiz saat dikonfirmasi, Jumat (23/8/2024).
Hingga saat ini, Faiz mengaku bahwa belum menerima konfirmasi resmi dari KD mengenai unggahan tersebut. Ia mengatakan, NasDem bersama dengan Kresna Dewanata Prosakh, masih berpegang pada komitmen awal koalisi yang melibatkan PDIP dan PKS.
“Karena dengan statement itu Mbak KD juga belum ada konfirmasi ke kami. Ke partai, dan ke Mas Dewa. Gak tahu nanti PDIP memberikan petunjuk dan statement seperti apa. Kita tunggu saja,” singkatnya. (ptu/bob)








