Kabupaten Malang, blok-a.com – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau langsung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (12/2/2026). Kunjungan tersebut untuk memastikan kesiapan bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap aman dan mudah diakses.
Usai peninjauan, Zulhas menyampaikan kebutuhan bahan baku MBG harus benar-benar dipastikan ketersediaannya, mengingat jumlah penerima manfaat terus bertambah.
“Tahun ini dilipatgandakan produksi ikan, telor, terus juga sayur, karena bayangkan kalau SPPG tahun ini penerimanya ada 82,9 juta orang, jadi telor kami perlu 82,9 juta butir, perlu 82,9 juta potong ikan satu hari ya, dan sayur 82,9 juta juga,” kata Zulhas.
Zulhas mengatakan, pemerintah pusat telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mendukung kecukupan bahan baku, di antaranya melalui penguatan sektor perikanan lewat program Kampung Nelayan Merah Putih serta sistem budidaya bioflok.
“Untuk beras kita sudah swasembada. Terus ada bioflok, ini semua harus dipastikan,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Zulhas juga menambahkan dirinya mendapat tugas dari Presiden untuk turun langsung memantau pelaksanaan MBG, termasuk di Jawa Timur.
“Saya nanti akan cek penerima manfaat, anak-anak sekolah itu ya untuk menanyakan pendapat mereka tentang bagaimana ini (MBG),” ucapnya.
Selain meninjau SPPG Panggungrejo, Zulhas juga mengunjungi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen. Ia menyebut pentingnya menjaga lahan pertanian agar tidak beralih fungsi.
“Dan ketiga kami harus memastikan pangan. Sawah itu tidak boleh lagi diubah-ubah. Kami sedang menyelesaikan namanya lahan sawah berkelanjutan, tidak boleh dipergunakan untuk apa pun,” pungkasnya.
Usai dari Kabupaten Malang, Menko Pangan dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Kota Malang dan Kota Batu pada Jumat (13/2/2026). (yog/bob)








