Launching Svarga, Majalah Berisi Rekomendasi Puluhan Destinasi Wisata Kabupaten Malang

Launching Svarga, Majalah Berisi Rekomendasi Puluhan Destinasi Wisata Kabupaten Malang
Launching Svarga, Majalah Berisi Rekomendasi Puluhan Destinasi Wisata Kabupaten Malang

Kabupaten Malang, blok-a.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang tidak sembarangan memasukkan destinasi wisata ke dalam Majalah Svarga. Sekitar 40 destinasi yang tercantum di dalamnya telah melalui pemilihan berdasarkan kelayakan dan kesiapan pengelola dalam menerapkan prinsip pariwisata yang baik.

Majalah Svarga diluncurkan di Rumah Makan Latar Bokor, Kecamatan Tumpang pada Kamis (13/8/2026). Publikasi tersebut nantinya tersedia dalam format cetak dan digital agar dapat menjangkau wisatawan lebih luas.

Dari sekitar 40 destinasi yang dihimpun, terdapat 10 wisata alam, lima destinasi wisata buatan, serta sejumlah destinasi berbasis budaya. Salah satunya Candi Singosari.

Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang, mengatakan Majalah Svarga disiapkan bukan hanya sebagai sarana promosi. Destinasi yang masuk juga menjadi rekomendasi bagi wisatawan karena dinilai telah memiliki komitmen terhadap penerapan Sapta Pesona.

“Kita itu menghimpun destinasi dan desa wisata yang artinya siap untuk dikunjungi oleh wisatawan nasional maupun internasional. Untuk itu kita membangun komitmen. Kamu kalau kita promosikan, Anda juga harus ikut bersama-sama menjaga Sapta Pesona itu dapat berjalan di destinasi tersebut,” kata Firmando.

Firmando menambahkan, proses kurasi menjadi bagian penting sebelum sebuah destinasi dicantumkan dalam majalah tersebut.

“Yang kita pilih dimasukkan di Majalah Svarga itu yang kita ketahui bahwa destinasi itu memang rekomendasi” ujarnya.

Selain penerapan Sapta Pesona, Disparbud juga mendorong pengelola wisata menerapkan konsep pariwisata berkelanjutan. Beberapa pendekatan yang diperkenalkan melalui Majalah Svarga antara lain forest bathing, go green, green economy, hingga blue marine.

Destinasi seperti Teluk Asmara, Tanjung Penyu, dan Pantai Balekambang menjadi bagian dari destinasi yang direkomendasikan.

“Jadi, tempat wisata, destinasi yang masuk di dalam Svarga adalah destinasi yang kita rekomendasikan. Artinya, pengunjung tidak akan kecewa di sana. Karena komitmen untuk menerapkan Sapta Pesona,” bebernya.

Firmando mengungkapkan, rekomendasi tersebut bukan berarti destinasi wisata lain di Kabupaten Malang tidak layak dikunjungi. Namun, destinasi yang masuk Majalah Svarga memiliki komitmen yang dinilai lebih siap dalam pengelolaan wisata, termasuk aspek kebersihan, keamanan dan lingkungan.

“Rujukan destinasi dan perorangan yang siap mengelola, menerapkan Sapta Pesona di dalam destinasinya,” ujarnya.

Jangkauan Majalah Svarga juga tidak berhenti pada wisatawan domestik. Disparbud membuka peluang agar materi promosi tersebut diperkenalkan kepada calon wisatawan mancanegara melalui jejaring perwakilan Indonesia di luar negeri.

Firmando menyebut pihaknya telah berkomunikasi dengan sejumlah pihak, termasuk perwakilan KBRI Malaysia, terkait peluang promosi tersebut.

“Ini kan juga kemarin dipaparkan oleh Pak Kadispar di tamu-tamu internasional, kemudian kita juga ketemu dengan perwakilan KBRI Malaysia. Artinya Majalah Svarga ini nanti bisa di luar negeri melalui KBRI juga,” jelasnya.

Dengan konsep tersebut, Majalah Swarga diharapkan tidak sekadar menjadi katalog destinasi, tetapi sekaligus mendorong pengelola wisata menjaga kualitas layanan dan lingkungan setelah mendapatkan ruang promosi dari pemerintah daerah. (yog/bob)

Jurnalis yang bertugas di wilayah Malang Raya. Fokus peliputan pada isu sosial, politik, pemerintahan dan peristiwa terkini.
Redaktur pelaksana sekaligus Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, dan peristiwa terkini di Malang Raya.