Polresta Malang Kota Mulai Siapkan Anggota untuk Amankan Pilkada 2024

Polresta Malang Kota Mulai Siapkan Anggota untuk Amankan Pilkada 2024
Polresta Malang Kota Mulai Siapkan Anggota untuk Amankan Pilkada 2024 (blok-a/Andik Agus)

 

Kota Malang, blok-a.comPolresta Malang Kota lakukan apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja Semeru Tahun 2024, Kamis (14/8/2024). Pengecekan kesiapan personel dan sarana pra sarana Operasi Mantap Praja Semeru dilakukan dalam apel ini.

Operasi Mantap Praja Semeru ini sendiri digelar untuk persiapan pengamanan Pilkada 2024 di Kota Malang.

Gelar pasukan yang berlangsung di lapangan Satadion dalam Gajahyana Kota Malang dipimpin oleh Kapolresta Malang Kota Kombespol Budi Hermant selaku inspektur apel, Kamis (15/8/2024).

Kombespol Budi Hermanto mengatakan bahwa Operasi Mantap Praja Semeru 2024 akan berlangsung selama 135 hari. Tujuannya untuk mengamankan dan melancarkan 2 kegiatan Pilkada yang ada di wilayah hukum Polresta Malang Kota.

“Pilkada Serentak 2024 di wilayah Hukum Polresta Malang Kota meliputi Pemilihan Gubernur Jatim dan Wali Kota Malang Tahun 2024. Operasi ini dilaksanakan selama 135 hari sejak 19 Agustus sampai dengan 31 Desember 2024 guna mengamankan seluruh tahapan Pilkada” terang Buher

Dijelaskan Buher, apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja ini diselenggarakan untuk melakukan pemeriksaan kesiapan personel, sarana, dan prasarana sebelum diterjunkan dalam pelaksanaan pengamanan Pilkada serentak tahun 2024 di Kota Malang.

“Tahapan pilkada tersebut belum dimulai, perkembangan dinamika politik menjelang pelaksanaan plkada serentak 2024 di jawa timur sudah mulai meningkat. kita semua menyadari bahwa situasi politik dan keamanan yang dinamis memerlukan kesiapan dan kewaspadaan tinggi,” jelasnya.

Polresta Malang Kota, telah melakukan pemetaan menyeluruh melalui indeks potensi kerawanan Pilkada 2024. Pemetaan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kerawanan di berbagai wilayah, sehingga kita dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat dan efektifhadirin.

“Operasi ini akan melibatkan 155.937 personel yang terdiri atas 26.075 personel Polri, 8.239 personel TNI , serta 120.624 personel Linmas. Dan
kekuatan personel tersebut akan disebar di 60.312 TPS, untuk memastikan keamanan selama proses pungut suara,” terang Buher.

“Keberadaan personel di lapangan diharapkan mampu mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban, sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan tenang dan nyaman,” sambungnya.

Selain Itu, sebelum pelaksanaan Operasi Mantap Praja 2024, Polresta Malang Kota beserta jajaran juga telah melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) Berupa kegiatan cooling system.

“Langkah ini dilaksanakan untuk membangun narasi besar ”persatuan dan kesatuan, serta kemajuan bangsa diatas kepentingan kelompok” guna mengantisipasi polarisasi akibat berita hoaks, isu sara, politik identitas, propaganda dan black campaign pada pelaksanaan pilkada di wilayah Kota Malang,” tukasnya. (ags/bob)