Kota Malang, blok-a.com – Angka kemiskinan di Kota Malang turun pada tahun 2024 ini. Pada bulan Maret tahun 2023 lalu, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang ada sekitar 37,78 ribu jiwa yang masih dalam ketegori miskin.
Hal itu dibuktikan dengan rilis BPS di kantor BPS Kota Malang, Kamis (01/8/204). Kepala BPS Kota Malang, Umar Sjaifudin menyampaikan, pada bulan Maret 2024 ini angka kemiskinan mengalami penurunan menjadi sekitar 34,84 ribu jiwa.
Hal itu ditanggapi dengan positif oleh PJ Walikota Malang, Wahyu Hidayat di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang Selasa (06/8/2024).
Wahyu mengatakan, pada rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang memang ada penurunan jumlah kemiskinan ekstrim di Kota Malang ini.
“Kemarin pada rilisnya, penjelasan Kepala BPS itu memang kemiskinan. Salah satunya kemiskinan ekstrim di Kota Malang ini sudah turun drastis,” ucap Wahyu Selasa (06/8/2024).
Wahyu melanjutkan, hal itu dibuktikan dengan data dari Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan kemiskinan (P2) dari BPS. Tetapi menurut nya data yang paling real adalah tingkat kesejahteraan pendapatan per rumah tangga itu sudah meningkat.
“Dan ini bisa dibuktikan dengan data P1 dan P2 dari BPS ya. Tetapi yang paling real kelihatan ada peningkatan pendapatan per rumah tangganya,” kata Wahyu.
Wahyu menambahkan, sebelumnya pendapatan per rumah tangga di Kota Malang sekitar Rp 600 ribu per bulan. Kini naik menjadi Rp 700 ribu per bulan. Dan menurut nya itu sebagai upaya peningkatan kesejahteraan pendapatan per rumah tangga.
Hal ini juga bisa terkait dengan pertumbuhan ekonomi di Kota Malang, juga bisa dilihat bagaimana geliat dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Malang ini sudah meningkat.
“Juga bagaimana UMKM kita sudah mulai bergeliat, nah itu juga sebagai salah satu pendapatan utama,” ujar Wahyu.
Menurut Wahyu, pendapatan rata-rata rumah tangga di Kota Malang yang naik dari Rp 600 ribu menjadi Rp 700 ribu memang belum sepenuhnya ideal. Namun peningkatan ini patut diapresiasi karena ini adalah peningkatan terbaik selama sepuluh tahun terakhir.
“Belum ideal ya, namun peningkatan yang lebih baik. Ini adalah peningkatan terbaik selama sepuluh tahun terakhir,” tutup Wahyu. (mg1/bob)








