Kronologi Kecelakaan Tunggal Truk Rombongan Grup Bantengan atau Mberot asal Malang di Pasuruan, 2 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Tunggal Truk Rombongan Grup Bantengan atau Mberot asal Malang di Pasuruan, 2 Orang Tewas
Truk rombongan bantengan asal Malang yang terguling usai masuk jurang di daerah perbatasan Malang-Pasuruan (dok. Warga for blok-a)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Truk rombongan grup kesenian bantengan asal Kecamatan Jabung Kabupaten Malang alami kecelakan dengan masuk jurang di Kabupaten Pasuruan.

Akibat truk yang memuat sekitar 20 orang tersebut masuk jurang, itu dua orang dinyatakan meninggal dunia. Kini pihak Satlantas Polres Pasuruan beberkan kronologi kecelakaan tunggal truk rombongan bantengan alias Mberot itu masuk jurang.

Kanit Gakkum Polres Pasuruan, Iptu Khunaifi menjelaskan, awalnya truk memuat rombongan Bantengan alias Mberot itu membawa rombongan ke Malang usai pentas di Kecamatan Tutur Kabupaten Malang. Perjalanan pulangh dilakukan pada malam hari Sabtu (24/2/2024).

Truk bernopol N 9478 UE yang memuat 20 orang rombongan Gruop Bantengan Rejosari asal Kecamatan Jabung Kabupaten Malang yang mengalami kecelakaan masuk jurang dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia . Kini pihak Satlantas Polres Pasuruan beberkan kronologinya .

“Iya itu yang mengalami kecelakaan tunggal masuk jurang merupakan truk yang memuat 20 orang rombongan kesenian bantengan dari dusun Mindi Desa Jabung Kecanatan Jabung Kabupaten Malang pada Sabtu (24/2/2024) tengah malam,” kata Kanit Gakkum Polres Pasuruan Iptu Khunaifi kepada awak media, Senin (26/2/2024).

Truk tersebut awalnya berjalan dari arah timur melaju ke arah barat. Truk yang dikemudikan Siswanto (34) warga Kecamatan Jabung Kabupaten Malang itu melintasi jalan lintas Pasuruan-Malang atau Puncak Tunggangan.

Sesampai di lokasi, truk yang berada di tanjakan tiba-tiba berhenti. Truk tersebut langsung mundur hingga masuk ke dalam jurang.

“Sesampainya di lokasi puncak tunggangan yang masuk dusun
Dusun Umbud Legi, Desa Tlogosari, Kecanatan Tutur Kabupaten Pasuruan, tiba tiba truk berhenti saat di tanjakan dan truk langsung berjalan mundur hingga masuk kedalam jurang,” beber Khunafi.

Dikatakan Khunafi , yang meninggal dunia dilokasi merupakan seorang anak berusia 6 tahun berinisial AT.

“Dan Miftahul (34) meninggal dunia dalam perawatan serta 3 orang lainnya mengalami luka-luka yang saat ini dirawat di puskesmas Nongkojajar,” ujarnya .

Sementara itu, Khunaifi menyebut kecelakaan tersebut disebabkan karena sopir kurang menguasai cara berkendara.

“Setelah truk dievakuasi pada Minggu (25/2/2924 ) siang . Kini dijadikan barang bukti penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (ags/bob)