Perbaiki Pompa, Buruh di Sumberpucung Tewas Tercebur Sumur 

Evakuasi buruh yang tercebur sumur oleh petugas gabungan Kabupaten Malang. (BPBD for blok-a.com)
Evakuasi buruh yang tercebur sumur oleh petugas gabungan Kabupaten Malang. (BPBD for blok-a.com)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Warga Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, digegerkan oleh insiden tragis pada Sabtu (4/10/2025) pagi.

Seorang buruh bernama Purwaji (58) ditemukan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur di rumah milik warga setempat.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.45 di RT 40 RW 05 Desa Karangkates. Berdasarkan laporan resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, korban saat itu tengah memperbaiki pompa air milik Nurul, pemilik rumah.

“Dari keterangan saksi, korban awalnya diminta memperbaiki pompa air. Sekitar pukul delapan lewat empat puluh lima, salah satu warga mendengar suara seseorang tercebur sumur,” jelas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, Sabtu (4/10/2025).

Menurut Sadono, warga yang mendengar suara itu langsung menghubungi pemilik rumah. Namun setelah dicek, tidak terdengar suara dari dalam sumur. Pemilik rumah kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sumberpucung.

“Tim BPBD bersama PMI tiba di lokasi sekitar pukul sepuluh lewat lima belas. Proses evakuasi dilakukan secara manual karena kondisi sumur cukup sempit dan dalam,” terangnya.

Sekitar pukul 10.55 WIB, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Tim medis dari Puskesmas Sumberpucung kemudian melakukan identifikasi di lokasi sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga di Dusun Bandung RT 34 RW 05 Desa Karangkates.

Upaya evakuasi korban melibatkan berbagai pihak, mulai dari BPBD, TNI, Polsek Sumberpucung, PMI Kabupaten Malang, Puskesmas, perangkat desa, hingga masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar berkat kolaborasi seluruh unsur. Tidak ada korban lain dalam kejadian ini,” katanya.

Pihak BPBD Kabupaten Malang mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melakukan perbaikan atau pengecekan di area berisiko seperti sumur atau tangki air.

“Keselamatan tetap nomor satu. Kalau memungkinkan, gunakan tali pengaman atau lakukan bersama orang lain agar bisa saling mengawasi,” pungkasnya. (yog/lio)