Pria Kediri Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sumberpucung Malang

Penemuan mayat di area kebun jati milik Perhutani di Dusun Kebonsari, Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Sabtu (2/12/2023).
Penemuan mayat di area kebun jati milik Perhutani di Dusun Kebonsari, Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Sabtu (2/12/2023).

Kabupaten Malang, blok-a.com – Seorang petani yang hendak mencari pakan kambing dikejutkan temuan mayat pria dalam kondisi membusuk di bawah pohon pisang di area kebun jati milik Perhutani di Dusun Kebonsari, Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Sabtu (2/12/2023).

“Saya mau mencari ramban ke sawah untuk pakan kambing. Sekitar pukul 12.30 WIB, saat melintas trus mencium bau seperti mayat, lantas saya dekati. Benar ada mayat di bawah pohon pisang sebelah jalan setapak,” terang petani bernama Kusherianto.

Kusherianto pun langsung melaporkan penemuan mayat tersebut ke perangkat desa setempat.

“Saya gak berani megang, cuman saya melihat ada helmnya terus pulang dan melaporkan ke perangkat desa,” tegasnya.

Kusherianto juga menjelaskan, bahwa korban bukan warga sekitar, karena tidak mengetahui ciri-ciri pasti mayat tersebut.

Selain itu korban juga meninggalkan motor Honda Beat warna putih kombinasi hijau bernopol AG 41514 HA.

“Ada motor, tapi tidak tahu itu motor siapa, milik dia atau milik orang lain. Saya gak berani menduga-duga (identitas mayat) karena motornya bernopol luar kota,” lanjutnya.

Petugas Inafis Polres Malang dan anggota Polsek Sumberpucung segera mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP.

Namun, pihak kepolisian belum bisa langsung menyimpulkan identitas mayat pria tersebut.

“Kami belum berani menyimpulkan siapa identitas mayat itu, karena harus dilakukan otopsi terlebih dahulu dan itu bukan kewenangan kami,” kata Kapolsek Sumberpucung AKP Lukman Hudin saat dikonfirmasi blok-a.com, Sabtu (2/12/2023).

Selain meninggalkan motor yang diduga milik korban. Di saku celana juga ditemukan foto copy KTP dengan identitas Mohammad Rofiq, warga Dusun Jarot RT 1 RW 3, Desa Rejomulyo Krajan, Kecamatan Keras, Kabupaten Kediri.

Polisi kemudian mencari informasi keluarga korban sesuai dengan alamat tersebut.

Benar saja, informasi pihak keluarga, korban memang sudah satu minggu meninggalkan rumah sendirian. Diduga korban mengalami depresi.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke kamar jenasah RSSA Kota Malang untuk dimitakan visum  sambil menunggu kedatangan keluarga korban.

“Identitasnya ketemu. Saat ini keluarga dan kades dalam perjalanan jemput jenazah ke RSSA Kota Malang,” ujar Lukman.

“Saat ditemukan tidak ada bekas tanda penganiayaan,” pungkas Lukman.(mg1/lio)