Satpam Perumahan di Malang Tewas, Diduga Ditusuk Pelaku Pencurian

Satpam Perumahan di Malang Tewas, Diduga Ditusuk Pelaku Pencurian
Satpam Perumahan di Malang Tewas, Diduga Ditusuk Pelaku Pencurian

Kota Malang, blok-a.com – Seorang satpam Perumahan Cemara Diamond Townhouse, Kota Malang, bernama Mat Suhadi (51) meninggal dunia usai ditusuk seorang maling saat berusaha menggagalkan aksi pencurian.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam (9/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di kawasan bawah Fly Over Jalan Raya Cemorokandang, tepatnya dekat Jembatan Amprong, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Korban sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang akibat luka berat di bagian kepala dan luka tusuk di bagian perut. Namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Minggu pagi (10/5/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin, membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi menerima laporan dari warga terkait adanya korban penusukan dan langsung menuju lokasi kejadian.

“Pada hari Sabtu (9/5/2026) sekira pukul 19.00 melaporkan adanya penusukan. Petugas langsung mendatangi TKP,” kata Lukman saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2026).

Saat petugas tiba di lokasi, korban diketahui sudah dievakuasi warga dan dibawa ke RSSA Malang untuk mendapatkan penanganan medis.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan sejumlah saksi, korban diketahui merupakan petugas jaga malam di perumahan tersebut. Saat itu, korban diduga memergoki pelaku yang baru saja melakukan pencurian di kantor pemasaran perumahan.

“Jadi, korban ini ditusuk oleh pelaku yang sebelumnya melakukan pencurian di kantor pemasaran perumahan. Dari lokasi kejadian, ditemukan kusen galvalum yang kata warga merupakan barang yang dicuri oleh pelaku,” ungkapnya.

Korban kemudian mengejar pelaku hingga ke sekitar Jembatan Amprong. Namun di lokasi itu, pelaku justru melawan hingga terjadi perkelahian yang berujung penusukan.

Salah seorang saksi mata, Ima (47), mengatakan korban sempat berjalan kaki menuju rumah keponakannya dalam kondisi bersimbah darah usai kejadian.

“Kemarin malam sekitar pukul 19.00 WIB itu, korban jalan kaki dari arah jalan raya lalu datang ke rumah keponakannya yang berada persis di samping rumah saya. Kondisinya sudah penuh darah dengan luka di bagian kepala serta luka tusuk di bagian perut,” ujarnya.

Menurut Ima, korban sempat bercerita bahwa dirinya baru saja mengejar maling dan terlibat perkelahian sebelum akhirnya ditusuk.

“Ada kurang lebih setengah jam di sini, korban memegangi terus lukanya sambil kadang duduk dan berdiri. Lalu, korban cerita kalau baru saja mengejar maling dan sesampainya di dekat Jembatan Amprong, ternyata pelaku melawan dan sempat berkelahi sebelum akhirnya ditusuk,” bebernya.

Polisi juga telah memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi dan berhasil mengantongi ciri-ciri pelaku.

Pelaku diketahui merupakan laki-laki berambut pendek rapi, mengenakan jaket abu-abu, bertubuh tinggi besar sekitar 175 sentimeter, dan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna biru.

Saat ini Satreskrim Polresta Malang Kota bersama Unit Reskrim Polsek Kedungkandang masih melakukan pengejaran terhadap pelaku dan mendalami kasus tersebut. (bob)