Survey Bacalon Wali Kota Malang, Gerindra Masukkan Wahyu Hidayat, Sutiaji dan Abah Anton

Sekretaris DPC Gerindra Kota Malang Rimzah. (blok-a.com/Satria Akbar)
Sekretaris DPC Gerindra Kota Malang Rimzah. (blok-a.com/Satria Akbar)

Kota Malangblok-a.com – Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Gerindra Kota Malang telah mengambil langkah dalam kontestasi persaingan Pilkada Kota Malang 2024 dengan melakukan survey terhadap 28 individu yang berpotensi menjadi bakal calon wali kota.

Menurut Sekretaris DPC Gerindra Kota Malang Rimzah, dalam daftar tersebut tercantum nama-nama yang cukup beragam. Termasuk di antaranya Pj Walikota Malang Wahyu Hidayat, mantan Wali Kota Malang Sutiaji, bahkan Abah Anton.

“Pj Wali Kota Bapak Wahyu Hidayat ada, mantan wali kota yang lama Bapak Sutiaji juga ada. Bahkan wali kota yang sebelumnya pak Sutiaji juga kami masukkan semuanya,” ujarnya.

Tidak hanya itu, survey juga mencakup tokoh agama, politisi, serta kader internal partai, seperti Rimzah sendiri, Moreno Soeprapto, bahkan Ananda Nikola Soeprapto.

Meskipun belum ada pembukaan resmi untuk pendaftaran bakal calon, Gerindra Kota Malang telah menginisiasi komunikasi dengan partai lain, seperti Demokrat, Golkar, dan PSI, yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju.

“Gerindra belum buka pendaftaran karena menunggu arahan DPP yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju. Kami sudah komunikasi dengan partai koalisi Indonesia Maju di antaranya Demokrat, Golkar, PSI. Di Kota Malang ini yang belum PAN. Kami fokus bangun perahu dulu,” jelasnya.

Rimzah menjelaskan bahwa langkah ini diambil menunggu arahan dari DPP serta untuk memastikan bahwa semua pihak dalam koalisi terlibat secara keseluruhan sebelum proses seleksi dimulai.

Perihal kriteria, ia menegaskan pentingnya niat calon yang terpilih untuk mengusung program-program dari tingkat nasional hingga lokal, termasuk program makanan bergizi.

“Kami tidak ingin main-main di Pilkada karena itu serius menata. Survey akan dijadikan pertimbangan yang matang agar pada saat koalisi terbentuk dan insha Allah terpilih akan merealisasikan program dari pusat sampai daerah, termasuk makan bergizi,” terang Wakil Ketua II DPRD Kota Malang itu.

Proses survey internal ini akan dilakukan dalam tiga tahap, dengan tahap pertama sedang berlangsung saat ini.

Tahap berikutnya akan dilakukan setelah dibukanya proses pendaftaran bakal calon wali kota.(art/lio)