Kabupaten Malang, Blok-a.com – Sebanyak 39 pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang resmi dilantik untuk masa bakti 2026-2028. Acara pelantikan digelar di Pendopo Agung Malang pada Sabtu (14/3/2026). Dihadiri oleh Bupati Malang, HM Sanusi, dan jajaran cabang olahraga (cabor) di bawah naungan KONI Kabupaten Malang.
Seperti yang diketahui, pergantian pengurus KONI ini dikarenakan ketua umum sebelumnya mengundurkan diri dampak dari dugaan kasus penyelewengan dana hibah. Setelah itu, Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablup) digelar pada Sabtu (14/2/2026).
Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi terpilih untuk menahkodai KONI Kabupaten Malang. Setelah mengalahkan anggota DPRD lainnya, Ziaul Haq, dengan mendapatkan 40 suara. Darmadi resmi dilantik oleh Ketua KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil untuk masa jabatan 2026-2028.
Bupati Malang, HM Sanusi menargetkan KONI Kabupaten Malang harus mampu menembus peringkat dua pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur setelah pelantikan kepengurusan baru.
Sanusi mengatakan target tersebut harus dibarengi dengan pembenahan manajemen organisasi serta perencanaan pembinaan atlet yang lebih matang.
“Manajemennya harus ditata, perencanaannya ditata. Tujuan utamanya tadi adalah di Porprov menjadi peringkat kedua. Kalau peringkat satu mungkin berat, tapi nomor dua insyaallah bisa asal semangat,” ujar Sanusi.
Menurutnya, selama ini prestasi olahraga Kabupaten Malang masih berkutat di posisi empat besar. Dengan jumlah wilayah yang cukup besar, Sanusi menilai capaian tersebut harus bisa ditingkatkan.
“Kalau urutan keempat sudah berkali-kali. Kediri saja cuma tiga kecamatan bisa ranking dua. Masak kita 33 kecamatan tetap di ranking empat? Ini harus diperbaiki,” jelasnya.
Sanusi menambahkan, pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh terhadap peningkatan prestasi olahraga di Kabupaten Malang, termasuk dari sisi anggaran dan fasilitas.
“Semua nanti akan membantu. Tujuannya satu, prestasi. KONI tidak ada artinya kalau tidak ada prestasi,” ujarnya.
Sementara itu, Darmadi, menyatakan komitmennya untuk memperbaiki tata kelola organisasi serta memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan.
“KONI Kabupaten Malang akan berbenah memperbaiki tata kelola organisasi agar berjalan transparan, akuntabel, dan mampu menghasilkan prestasi yang lebih baik,” kata Darmadi.
Ia menambahkan, pembinaan atlet akan difokuskan sejak usia dini melalui sistem pelatihan yang lebih terstruktur sehingga potensi atlet dapat berkembang secara maksimal.
“Kami ingin menjadikan KONI sebagai rumah besar dan kawah candradimuka olahraga yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi bagi Kabupaten Malang,” jelasnya.
Di sisi lain, Ketua KONI Jawa Timur Muhammad Nabil menilai prestasi olahraga Kabupaten Malang selama ini cukup konsisten di ajang Porprov dengan berada di lima besar.
“Dalam catatan kami, Kabupaten Malang konsisten di lima besar Porprov dan terakhir ranking empat. Itu bukan karena faktor tuan rumah, tapi memang karena prestasi,” ungkap Nabil.
Ia mendorong KONI Kabupaten Malang untuk segera melakukan pemetaan kekuatan cabang olahraga unggulan guna meningkatkan capaian medali pada Porprov mendatang.
“Olahraga itu tidak ada yang kebetulan. Prestasi harus dipersiapkan. Tentukan cabor unggulan atau nomor unggulan yang berpotensi emas,” pungkasnya. (yog/ova)








