Kota Malang, blok-a.com – Memasuki usia ke-45 tahun, Universitas Islam Malang (Unisma) menegaskan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta unggulan di Indonesia. Momentum Lustrum IX atau Dies Natalis ke-45 ini tak sekadar seremoni, melainkan refleksi atas berbagai capaian yang telah diraih sekaligus pijakan untuk melangkah ke level global.
Rektor Unisma, Prof Junaidi, menyampaikan bahwa perjalanan panjang selama 45 tahun telah menghasilkan perkembangan signifikan, baik dari sisi akademik, kelembagaan, maupun jejaring internasional.
Saat ini, Unisma memiliki total 39 program studi. Rinciannya meliputi 26 program sarjana dalam 10 fakultas, 2 program profesi, 10 program magister (S2), serta 1 program doktor (S3). Program studi terbaru yang dibuka adalah Sains Lingkungan di bawah Fakultas MIPA.
Tak berhenti di situ, sejumlah program baru juga tengah dipersiapkan, seperti Magister Pertanian Berkelanjutan, Magister Akuntansi, hingga program doktor Ilmu Pemerintahan dan Pendidikan Bahasa Inggris.
Dari sisi kualitas, Unisma telah meraih peringkat unggul sejak Oktober 2022. Dari total program studi yang ada, sebanyak 20 program studi telah terakreditasi unggul, 14 berperingkat baik sekali, dan 5 program studi baru berperingkat baik.
Capaian lainnya, tujuh program studi Unisma telah mengantongi akreditasi internasional dari lembaga asal Jerman, yakni FIBAA dan ASIIN.
Dalam pemeringkatan nasional, Unisma kini berada di posisi 10 perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia, sekaligus menempati peringkat pertama di wilayah Malang Raya.
Sementara di tingkat internasional, Unisma mulai menunjukkan eksistensinya. Pada 2026, kampus ini tercatat berada di peringkat 173 kawasan Asia Tenggara. Berdasarkan pemeringkatan SCImago Institutions Rankings, Unisma juga berada di posisi 51 untuk kategori perguruan tinggi di Indonesia.
Bahkan secara global, Unisma telah masuk dalam Asia University Ranking meski masih berada di klaster 1100.
“Capaian ini menunjukkan bahwa Unisma berada di jalur yang tepat. Ke depan, kami optimistis pada periode 2027-2031 bisa masuk dalam jajaran World Class University,” ujar Junaidi.
Dengan usia yang telah menginjak 45 tahun, Unisma terus memperkuat fondasi untuk melesat lebih jauh, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional. (ber)








