Kabupaten Malang, blok-a.com – Arema FC berhasil mengalahkan Borneo FC dalam final yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo pada Minggu (4/8/2024) malam. Club Singo Edan berhasil meraih gelar Piala Presiden 2024.
Kemenangan pada turnamen pramusim ini dipersembahkan khusus untuk keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi mengatakan, kemenangan tim Singo Edan dalam laga Piala Presiden akan didedikasikan untuk korban tragedi kanjuruhan.
“Kami ingin mempersembahkan gelar juara ini kepada seluruh keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Doa dan dukungan mereka selalu menyertai kami dalam setiap pertandingan,” kata Yusrinal Fitriandi, Senin (5/8/2024).
Atas dukungannya, manajemen Arema FC menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Aremania dan warga Malang Raya.
Bahkan sebagai bentuk rasa syukur, manajemen juga memutuskan untuk menyumbangkan 13,5 persen dari total hadiah sebesar Rp5,25 miliar kepada 135 keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.
Langkah Arema FC dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap korban tragedi kanjuruhan, rencananya Club Singo Edan akan menyumbangkan sebagian hadiah Piala Presiden untuk korban Tragedi Kanjuruhan.
“Agar tidak menjadi fitnah, maka masing-masing keluarga korban akan mendapatkan Rp5 juta rupiah. Kami sadar bahwa materi tidak dapat mengganti nyawa, namun kami ingin berbagi kebahagiaan ini dengan para keluarga korban,” terangnya.
Terpisah, Koordinator Presidium Aremania, Ali Rifki memberikan apresiasi terhadap langkah Arema FC yang berencana menyumbangkan sebagian hadiah Piala Presiden untuk korban Tragedi Kanjuruhan.
“Kami sangat mengapresiasi langkah ini. Ini bukan hanya tentang uang, tetapi tentang perhatian dan dukungan moral yang diberikan kepada keluarga korban,” ungkap Ali Rifki di Malang, Senin (5/8/2024).
Keputusan ini menunjukkan bahwa tim Singo Edan tidak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga memiliki empati yang tinggi terhadap masyarakat, khususnya para Aremania yang menjadi korban dalam tragedi tersebut.
“Keputusan ini menunjukkan bahwa Arema FC tidak hanya berfokus pada prestasi di lapangan, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga korban,” imbuh Ali Rifki.
Tragedi Kanjuruhan yang terjadi tahun lalu telah meninggalkan luka mendalam bagi banyak pihak, khususnya keluarga korban. Upaya Arema FC ini diharapkan dapat meringankan beban mereka serta menjadi contoh bagi klub-klub lain untuk lebih peduli terhadap komunitasnya. (ptu/bob)








