Banyak Warga Kota Malang Terimakasih ke Wahyu Gegara Program RT Berkelas

Wali Kota Malang Sebut Program RT Berkelas Dapat Respons Positif dari Warga
Wali Kota Malang Sebut Program RT Berkelas Dapat Respons Positif dari Warga

Kota Malang, blok-a.com – Program RT Berkelas yang digagas Pemerintah Kota Malang mulai menunjukkan hasil di tengah masyarakat. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan seluruh pelaksanaan program telah berjalan dan mendapat respons positif dari para ketua RT.

Wahyu mengungkapkan, sejumlah ketua RT bahkan telah menyampaikan apresiasi secara langsung atas manfaat program tersebut. Meski pelaksanaan pada 2026 masih memiliki berbagai keterbatasan, hasilnya akan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan pada tahun anggaran 2027.

“Alhamdulillah sudah berjalan semua. Ada beberapa yang sudah menghubungi saya, mengucapkan terima kasih dengan RT Berkelas ini. Walaupun di 2026 ini masih banyak keterbatasan, tapi ini menjadi bahan evaluasi saya di tahun 2027 besok,” kata Wahyu.

Ia menjelaskan, RT Berkelas dirancang agar kebutuhan dan aspirasi masyarakat di tingkat RT dapat lebih mudah diwujudkan. Program tersebut juga menjadi pelengkap usulan pembangunan yang selama ini belum dapat terakomodasi melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) maupun pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD.

“Harapannya sesuai dengan aspirasi dan keinginan masyarakat. Agar keinginan masyarakat di tingkat RT yang mungkin selama ini tidak bisa terwujud di Musrenbang atau di Pokir, dapat diwujudkan melalui RT Berkelas, tentunya sesuai dengan kamus usulan,” ujarnya.

Selain mendorong pembangunan berbasis masyarakat, Wahyu menilai program tersebut turut memperkuat keguyuban warga. Menurutnya, kini banyak RT mulai rutin menggelar rembuk warga untuk menentukan prioritas kebutuhan lingkungan.

“Dulu tidak pernah ada rapat-rapat RT, sekarang sudah ada rembuk RT. Ada silaturahmi yang dijalankan. Mereka juga mulai melihat apa yang perlu dilakukan untuk lingkungan RT-nya, baik dari sisi keamanan, kebersihan maupun kegiatan lainnya,” tuturnya.

Ia menambahkan, usulan yang muncul tidak hanya berupa pembangunan fisik. Sejumlah RT juga mengusulkan kegiatan pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan rias pengantin, peningkatan keterampilan pertanian, hingga berbagai pelatihan lain yang berbasis kebutuhan warga.

Wahyu mengaku telah beberapa kali turun langsung ke lapangan untuk melihat pelaksanaan program tersebut. Dari hasil kunjungannya, banyak warga menyampaikan apresiasi terhadap hadirnya RT Berkelas.

Dalam pelaksanaannya, Pemkot Malang juga menyiapkan mekanisme pendampingan dan pengawasan. Bantuan tidak diberikan dalam bentuk uang tunai kepada RT, melainkan melalui sistem pendampingan agar pelaksanaan dan pertanggungjawaban berjalan sesuai ketentuan.

“Ada tim pengawasan dan pendampingan. Pak RW juga kami minta membantu bersama kelurahan agar pelaksanaannya sejalan dengan keinginan warga dan tidak terjadi tumpang tindih antar-RT,” pungkasnya. (yog/bob)

Jurnalis yang bertugas di wilayah Malang Raya. Fokus peliputan pada isu sosial, politik, pemerintahan dan peristiwa terkini.
Redaktur pelaksana sekaligus Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, dan peristiwa terkini di Malang Raya.